Sony Music Entertainment Indonesia telah mengumumkan perilisan album perdana dari duo grup folk pop asal Yogyakarta, More on Mumbles. Berjudul “(Masih) Kalah”, album ini menandai perjalanan panjang duo tersebut setelah melempar empat single selama setahun terakhir.
Lintang Larasati (Lintang) dan Ikhwan Hastanto (Awan), duo yang membentuk More on Mumbles, telah merilis album ini melalui kerjasama dengan Sony Music Entertainment Indonesia. Menurut Lintang, album ini berawal dari pengalaman pribadi mereka berdua menghadapi sebuah perpisahan yang tiba-tiba dengan seseorang yang mereka sayangi. Perpisahan itu menimbulkan berbagai emosi yang dalam, dan mereka memilih untuk mengekspresikannya melalui lagu.
Dalam proses pembuatan album, Lintang dan Awan menulis sekitar 15 lagu selama dua tahun untuk mengungkapkan perasaan mereka terkait perpisahan tersebut. Dari sekian banyak lagu yang ditulis, akhirnya terpilih 12 lagu yang dimasukkan ke dalam album. Setiap lagu mencerminkan berbagai ragam emosi yang mereka alami, mulai dari rasa marah, sedih, kesal, hingga pasrah.
Album “(Masih) Kalah” menampilkan beragam track seperti “What A Strange Day” yang menggambarkan sikap aneh akibat pengaruh trauma berpisah, “Closure” yang membahas tentang penerimaan akan luka masa lalu, dan “Now You Say You Wanna Talk” yang mengungkapkan rasa kesal saat orang yang pergi tiba-tiba ingin berbicara.
Proses pengerjaan album melibatkan beberapa produser ternama seperti Yabes Yuniawan, Dimas Wibisana, Enrico Octaviano, Ricco, dan Lafa Pratomo, yang membantu menghadirkan pesan-pesan dalam lagu-lagu tersebut dengan lebih kuat.
More on Mumbles juga tengah menyiapkan konser album untuk merayakan perilisan album perdana mereka. Mereka berharap dapat membawa lagu-lagu dari “(Masih) Kalah” kepada para penggemar secara langsung melalui konser tersebut.
“(Masih) Kalah” kini sudah tersedia di berbagai platform streaming digital, serta telah dilengkapi dengan video lirik untuk setiap lagunya. Meskipun berasal dari pengalaman perpisahan, duo ini berharap album ini dapat membawa mereka ke pertemuan-pertemuan baru yang membawa makna dan pengalaman baru pula.






