Manajemen Persik Kediri telah mengumumkan keputusannya untuk mempertahankan tujuh pemain asli daerah dalam skuad mereka untuk menghadapi kompetisi Liga 1 Indonesia musim depan.
Tujuh pemain tersebut, Faris Aditama, Yusuf Meilana, Ady Eko Jayanti, Bayu Otto, Vava Mario, Muhammad Khanafi, dan Eko Saputro, dipilih berdasarkan semangat dan dedikasi mereka yang luar biasa saat membela Persik Kediri.
“Penting bagi kami untuk mempertahankan pemain asli daerah Kediri karena mereka membawa semangat dan identitas khusus saat bermain untuk tim ini,” ujar Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide, dalam konferensi pers di Kediri hari ini.
Rospide menambahkan bahwa keputusan ini juga didasarkan pada kualitas mereka yang sudah terbukti di lapangan, serta komitmen mereka untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi tim.
Faris Aditama, yang menjadi salah satu pemain terlama di skuad saat ini, bersama dengan Yusuf Meilana dan Ady Eko yang telah menjalani musim kedelapan mereka, dianggap sebagai tulang punggung tim yang stabil.
Selain mempertahankan pemain lokal, Persik Kediri juga mengumumkan perekrutan Evan Dimas dari PSIS Semarang sebagai bagian dari strategi untuk menguatkan lini tengah tim. Evan Dimas, dengan pengalamannya yang luas, diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi Persik musim depan.
Namun, tidak semua pemain dari musim sebelumnya akan tetap bersama Persik. Irfan Bachdim, Miftahul Hamdi, Hari Nasution, dan Flavio Silva telah dilepas setelah berakhirnya masa kontrak mereka dan evaluasi tim yang dilakukan manajemen.
Direktur Persik Kediri, Souraiya Farina, menegaskan bahwa fokus saat ini adalah mempersiapkan tim secara intensif untuk menghadapi tantangan di Liga 1 Indonesia 2024/2025 yang akan dimulai pada Agustus mendatang.
“Dengan komitmen dan kerja keras bersama, kami yakin dapat meraih target yang telah ditetapkan untuk musim depan,” ujarnya.
Persik Kediri, yang dikenal dengan julukan “Macan Putih,” berharap dapat memberikan penampilan yang lebih baik dan mencatatkan prestasi gemilang di kompetisi mendatang.






