Mantan penyanyi cilik Tasya Kamila baru-baru ini membuka cerita tentang tantangan yang dihadapinya saat harus merawat anak pertamanya, Arrasya Wardhana Bachtiar, yang terinfeksi COVID-19 dalam situasi long distance relationship (LDR). Tasya mengungkapkan pengalamannya ini saat acara kesehatan di Jakarta, baru-baru ini.
Tasya bercerita bahwa pada masa itu, suaminya sedang dinas ke luar negeri, sementara dia harus menghadapi tantangan berat mengurus Arrasya yang sakit COVID-19 sendirian. “Saat itu saya sedang hamil anak kedua, Shafanina, dan kami berada di masa transisi pandemi. Saya harus merawat Arrasya sendirian tanpa bantuan asisten dan suami yang sedang LDR,” ujar Tasya.
Tasya menjelaskan betapa pentingnya menjaga kesehatan tubuh dalam situasi seperti itu. Untuk melindungi diri dari kemungkinan tertular, ia rutin mengonsumsi suplemen yang dianjurkan dokter, seperti vitamin D, serta menjaga kebersihan dan sirkulasi udara di rumah dengan menggunakan air purifier.
“Selama hamil, saya berusaha menjaga kesehatan dengan konsumsi vitamin D dan suplemen lain, serta menggunakan masker. Saya juga menjaga sirkulasi udara dengan air purifier,” ungkapnya.
Tasya menambahkan bahwa suplemen sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh, terutama saat menghadapi musim penyakit seperti COVID-19. Ia mengingatkan orang tua, terutama ibu hamil, untuk rutin mengonsumsi suplemen dan memeriksa kadar vitamin D mereka.
“Sekarang sudah banyak suplemen yang mudah dikonsumsi anak, dari bayi hingga dewasa. Vitamin D, misalnya, sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan anak,” jelas Tasya. Ia juga merekomendasikan produk suplemen seperti Prove D3 dalam bentuk tetes yang mudah diberikan kepada bayi.
Tasya mengajak para orang tua untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga dengan rutin mengonsumsi suplemen daya tahan tubuh dan mencari produk yang aman, khususnya untuk ibu hamil. “Vitamin D sangat penting untuk kesehatan anak dari lahir hingga dewasa,” tutup Tasya.






