Penyanyi muda berbakat, Bernadya, memukau penonton di Pestapora 2024 dengan penampilannya yang memadukan nuansa tradisional. Ia mengenakan baju kebaya hitam dipadukan dengan rok batik cokelat, hasil karya desainer Eddy Betty, lengkap dengan aksesoris dari Tulola. Dalam penampilan yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu malam, Bernadya mengungkapkan bahwa pilihan busananya terinspirasi dari keinginan untuk melestarikan budaya, meskipun tanpa alasan khusus.
“Ini agak aneh sih, ini hal baru untukku. Sebenarnya, tidak ada alasan khusus, hanya ingin merayakan kebudayaan,” ujarnya.
Bernadya juga mempersembahkan lagu-lagu dari album terbarunya, “Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan”. Ia mengungkapkan makna di balik lagu-lagu tersebut, termasuk satu lagu yang ditujukan untuk mereka yang sering merasa tidak cukup dalam hidup, berusaha mengubah diri demi memenuhi harapan orang lain.
“Lagu ini untuk orang-orang yang suka melakukan hal-hal di luar kemampuan demi terlihat sempurna. Sampai kapanpun mereka tidak akan pernah cukup jika tidak menjadi diri sendiri,” jelasnya.
Meskipun lagu-lagu yang dibawakan cenderung menggambarkan kesedihan, Bernadya berharap penonton tidak merasakan hal yang sama. Salah satu lagu yang mencuri perhatian adalah “Kini Mereka Tahu”, yang menceritakan tentang perjalanan emosi seseorang yang selalu berusaha terlihat baik di depan pasangannya.
Ia juga membawakan lagu “Berlari” yang menggambarkan perasaan tertekan dan keinginan untuk melepaskan diri dari ekspektasi. Penampilannya ditutup dengan lagu “Apa Mungkin”, yang berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi para penonton.
Dengan penampilan yang memukau dan lirik yang menyentuh, Bernadya semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penyanyi yang patut diperhitungkan di industri musik Tanah Air.






