Rekkles Tinggalkan T1 CL Demi Fokus Pada Tantangan Pribadi

Pemain bintang League of Legends (LoL) asal Eropa, Martin “Rekkles” Larsson, mengumumkan perpisahannya dari T1 CL tepat sebelum musim 2025 dimulai. Keputusan ini datang hanya 11 hari setelah kemenangan bersejarah T1 di Kejuaraan Dunia LoL 2024, di mana mereka meraih gelar juara dunia kelima dengan kemenangan 3-2 atas Bilibili Gaming di final.

T1 menyampaikan rasa terima kasih kepada Rekkles melalui akun X resmi mereka, mengungkapkan bahwa mereka berpisah atas kesepakatan bersama. T1 mengapresiasi kontribusi Rekkles yang telah mengabdikan diri dan menunjukkan performa terbaiknya selama setahun di Korea.

Rekkles bergabung dengan T1 Challengers pada Desember 2023, setelah mendapat tawaran langsung dari manajer T1, Becker Jung. Selama musim 2024, ia bermain di divisi Challengers dan menjadi cadangan dalam tim utama di Kejuaraan Dunia 2024. Meskipun tidak tampil di pertandingan, Rekkles tetap menunjukkan dukungannya yang kuat terhadap tim dan rekan-rekannya.

Alasan Pribadi di Balik Keputusan Rekkles

Melalui media sosialnya, Rekkles mengungkapkan bahwa tantangan pribadi menjadi alasan utama kepergiannya. Ia menjelaskan bahwa ketika menerima tawaran dari T1, ia tengah menghadapi masalah pribadi, termasuk diagnosis spektrum autisme dan dampak kecelakaan dalam keluarga. Meski sempat berpikir untuk istirahat pada 2024, tawaran bergabung dengan organisasi besar seperti T1 menjadi kesempatan yang sulit ditolak.

Namun, setelah setahun bersama T1, Rekkles merasa bahwa tantangan pribadinya hanya tertunda sementara. Ia memutuskan untuk kembali ke Swedia agar dapat lebih dekat dengan keluarga dan fokus pada kesejahteraan mentalnya.

Meski meninggalkan T1, Rekkles berencana untuk tetap berkompetisi secara profesional di LoL dari Swedia pada musim 2025. Ia menggambarkan keputusan ini sebagai “recall,” kesempatan untuk pulang, mengisi ulang tenaga, dan meningkatkan kemampuan sebelum kembali ke arena kompetisi.

“Perjalanan ini bukan sekadar soal bermain, tetapi mempertahankan karier dalam jangka panjang,” ujar Rekkles. Keputusannya kembali ke Swedia adalah bagian dari upaya menjaga daya tahan kariernya.

Rekkles menutup pesannya dengan ungkapan terima kasih kepada T1 dan pengalamannya di Korea, menyebut bahwa waktu bersama T1 membuatnya tumbuh sebagai pemain dan pribadi. Meskipun belum ada kepastian soal langkah berikutnya, Rekkles berharap dapat terus berkarya dan mengembangkan kariernya dalam jangka panjang.

Related posts