Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo – Gibran, tengah menjadi sorotan publik karena rencana mereka untuk memanfaatkan anggaran subsidi BBM guna mendukung program susu dan makan siang gratis bagi anak sekolah di Indonesia.
Apakah benar?
Menurut Wakil Ketua Tim Kampanye Prabowo-Gibran, Eddy Soeparno, langkah ini bertujuan untuk memastikan subsidi BBM dialokasikan dengan lebih tepat sasaran. Dengan mengatur ulang anggaran, mereka berharap dapat mendukung program susu dan makan siang gratis yang membutuhkan dana sekitar Rp 400 triliun.
Eddy menekankan bahwa realokasi anggaran ini tidak hanya bergantung pada penataan subsidi energi, tetapi juga akan didukung oleh peningkatan pendapatan negara melalui ekstensifikasi dan intensifikasi pajak. Diperkirakan, upaya ini dapat memberikan tambahan pendapatan sekitar Rp 210 triliun dari produk domestik bruto.
Selain itu, langkah-langkah seperti penyisiran terhadap wajib pajak yang belum memiliki NPWP juga akan dilakukan untuk meningkatkan penerimaan pajak. Semua langkah ini diharapkan dapat memberikan dukungan finansial yang cukup untuk program susu dan makan siang gratis, serta program lainnya.
Meskipun demikian, pasangan Prabowo-Gibran optimis bahwa penerimaan negara akan semakin kuat ke depan. Namun, langkah-langkah ini memerlukan koordinasi yang baik antara berbagai lembaga terkait dan dukungan dari berbagai pihak.
Sebagai tambahan, pasangan Prabowo-Gibran unggul dalam real count KPU dengan memperoleh suara 57%, menunjukkan dukungan kuat dari masyarakat terhadap program-program yang mereka usung.






