Polisi Ajak Masyarakat Jauhi Pinjaman dan Judi Online

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, mengajak masyarakat untuk menjauhi praktik judi online dan pinjaman online yang dinilai dapat mengancam kesejahteraan sosial. Dalam kunjungannya di Jakarta Utara, Rabu malam, Kombes Pol Gidion menyampaikan keprihatinan terhadap penyebaran dua fenomena ini yang semakin meresahkan.

“Dua persoalan besar saat ini yang perlu kita waspadai adalah judi online dan pinjaman online. Kedua hal ini tidak hanya mengganggu keamanan finansial, tetapi juga dapat merusak harmoni keluarga dan tatanan sosial,” ungkap Kombes Pol Gidion.

Read More

Menurutnya, pengawasan yang ketat dari pihak berwenang dan kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah dampak negatif yang ditimbulkan. Ia juga mengimbau agar orang tua lebih aktif dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka di media sosial, untuk mencegah mereka terpapar konten yang tidak sehat.

“Dalam era digital seperti sekarang, kita tidak bisa menghindari arus informasi yang begitu deras. Namun, kita bisa mengontrol bagaimana anak-anak kita berinteraksi dengan informasi tersebut,” tambahnya.

Selain mengingatkan tentang bahaya judi online dan pinjaman online, Kombes Pol Gidion juga mengangkat isu-isu sosial yang sedang berkembang, termasuk peran gender dan keamanan keluarga. Diskusi terbuka dengan masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menangani masalah-masalah ini secara bersama-sama.

Dalam rangka menguatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, Kombes Pol Gidion dan Dandim 0502/JU Kolonel Kav Tofan Tri Anggoro menggelar kegiatan “Ngopi Kamtibmas” di RW 06, Sunter Agung. Acara ini dihadiri oleh warga setempat dan bertujuan untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo turut mengirimkan bantuan sosial berupa paket sembako sebagai bentuk apresiasi atas dukungan masyarakat menjelang HUT Bhayangkara ke-78.

Dengan adanya upaya ini, diharapkan masyarakat Jakarta Utara semakin teredukasi tentang pentingnya menjaga ketertiban sosial dan menghindari praktek-praktek ilegal yang dapat merugikan banyak pihak.

Related posts