Mengenal Dekubitus dan Cara Pencegahannya pada Lansia

Dekubitus, atau yang dikenal juga sebagai bedsores, merupakan kondisi matinya jaringan pada kulit akibat tekanan terus-menerus pada suatu bagian tubuh. Kondisi ini sering terjadi pada orang lanjut usia (lansia) yang mengalami imobilitas karena posisi duduk atau berbaring yang terlalu lama.

Di Indonesia, masalah luka dekubitus menjadi isu sosial yang signifikan. Menurut data dari produsen popok dewasa Lifree, rasio kejadian luka dekubitus di Indonesia mencapai 33 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain di ASEAN. Hal ini menjadi semakin penting mengingat Indonesia sedang menghadapi era aging population, di mana jumlah lansia diperkirakan akan terus meningkat.

Read More

Dr. Rinadewi Astriningrum dari Kelompok Studi Dermatologi Geriatri Indonesia (KSDGI) menjelaskan bahwa lansia yang mengalami kondisi tirah baring memiliki risiko yang lebih tinggi terkena luka dekubitus. Tekanan pada area tubuh yang sama dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan matinya jaringan kulit.

Untuk mencegah terjadinya luka dekubitus, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DKI Jakarta, Jajang Rahmat Solihin, menyarankan agar penting untuk mengubah posisi tubuh lansia secara berkala. Hal ini membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mencegah tekanan yang terlalu lama pada satu area tubuh.

Selain mengubah posisi tubuh, memilih popok dewasa yang memiliki sirkulasi udara baik juga sangat penting. Popok dengan sirkulasi udara yang baik dapat mencegah iritasi kulit dan menjaga kulit tetap kering. Produk terbaru dari Lifree, yaitu Lifree Popok Perekat, diklaim sebagai solusi yang efektif karena menggunakan bahan breathable 100 persen yang mampu menjaga kulit tetap lembap dan terhindar dari iritasi.

Pemerintah, produsen, dan akademisi juga terlibat dalam upaya pencegahan luka dekubitus melalui riset bersama Clinical Research Supporting Unit – Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (CRSU-FKUI). Kolaborasi ini menghasilkan inovasi popok dewasa yang lebih baik untuk mencegah masalah luka dekubitus di kalangan lansia.

Upaya ini diharapkan dapat membantu menurunkan angka kejadian luka dekubitus di Indonesia menuju nol kasus, seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap kesejahteraan lansia dalam masyarakat.

Related posts