Mengunyah Dengan Baik Dapat Cegah Kanker Lambung, Kata Dokter

Dokter spesialis bedah konsultan bedah digestif dari RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Dr. dr. Agi Satria Putranto, Sp.B,Subsp.BD(K), menyoroti pentingnya cara mengunyah yang baik sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko terkena kanker lambung.

Dalam sebuah diskusi daring yang diadakan di Jakarta pada Rabu kemarin, Dr. Agi menjelaskan bahwa proses mengunyah makanan dengan baik merupakan tahap awal yang krusial dalam pencernaan. “Kita diajarkan sejak dini untuk mengunyah makanan minimal 32 kali agar makanan menjadi lebih halus sebelum masuk ke dalam lambung,” ujarnya.

Read More

Menurut Dr. Agi, mengunyah dengan baik memungkinkan makanan untuk dicerna lebih efisien oleh lambung. Hal ini membantu lambung dalam mengolah makanan, terutama makanan dengan tekstur seperti bubur, dengan bantuan enzim yang diperlukan sebelum makanan tersebut dikirim ke usus.

Tidak hanya itu, Dr. Agi juga menekankan pentingnya asupan makanan yang seimbang, terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak, dengan komposisi yang tepat untuk menjaga kesehatan lambung dan sistem pencernaan secara keseluruhan.

Selain pola makan yang sehat, Dr. Agi juga memberikan saran untuk menghindari konsumsi makanan yang terlalu pedas atau asam, serta makanan yang terlalu panas. “Makanan-makanan ini dapat merusak lapisan dalam lambung dan meningkatkan risiko gangguan pencernaan,” paparnya.

Bagi mereka yang berusia 40 tahun ke atas, Dr. Agi mendorong untuk segera melakukan skrining kesehatan dengan menggunakan endoskopi untuk mendeteksi dini kemungkinan adanya kanker lambung. “Endoskopi memberikan gambaran langsung kondisi lambung sehingga memungkinkan untuk tindakan preventif lebih dini,” tambahnya.

Dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan budaya masyarakat Indonesia, Dr. Agi juga mengingatkan pentingnya minum air putih yang cukup setiap hari sebagai bagian dari menjaga kesehatan lambung.

Menutup diskusi, Dr. Agi mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan lambung mereka dengan memulai dari langkah sederhana seperti mengubah pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat. “Upaya preventif selalu lebih baik daripada mengobati. Mari kita jaga kesehatan lambung kita mulai dari sekarang,” tandasnya.

Dengan adanya informasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya peran pola makan dan gaya hidup dalam menjaga kesehatan organ pencernaan mereka, terutama dalam mengurangi risiko terkena kanker lambung yang dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana.

Related posts