Dokter Spesialis Ingatkan Pentingnya Mengatasi Mata Kering

Dokter spesialis mata dari Universitas Indonesia, dr. Niluh Archi, SpM, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan masalah mata kering, yang bisa mengganggu kenyamanan dan menurunkan kualitas hidup secara signifikan. Dalam acara kesehatan di Jakarta pada Selasa (30/7), dr. Niluh mengungkapkan bahwa jika tidak ditangani dengan tepat, mata kering kronis dapat menyebabkan peradangan atau infeksi pada konjungtiva, kornea, dan bahkan ulkus kornea (luka terbuka pada kornea).

“Jika dibiarkan, mata kering kronis bisa mengakibatkan dampak serius seperti pandangan kabur yang membuat anak-anak kesulitan membaca,” jelas dr. Niluh. Ia menekankan pentingnya pemeriksaan mata secara dini dan berkala untuk mencegah dampak tersebut pada anak-anak.

Read More

Dr. Niluh juga menjelaskan bahwa mata kering bisa menyebabkan kerusakan permukaan mata, yang dapat berkisar dari ringan hingga berat, dan dalam beberapa kasus bisa bersifat permanen. Ada tiga penyebab utama mata kering: penurunan produksi lapisan air mata, peningkatan penguapan lapisan air mata, dan penyumbatan kelenjar air mata (meibomian gland) yang menghasilkan lemak atau lipid.

Gejala mata kering termasuk rasa mengganjal, mata merah, berair, kering, atau terasa berpasir. Gejala lain yang mungkin muncul adalah rasa lengket, kotoran mata, dan dorongan untuk sering mengucek mata.

Faktor eksternal seperti penggunaan pendingin ruangan, penggunaan gawai berlebihan, dan polusi udara juga berkontribusi pada masalah mata kering. Penggunaan gawai yang berlebihan mengurangi frekuensi berkedip, yang seharusnya membantu menyebarkan air mata ke seluruh permukaan mata. Sementara itu, polusi udara dapat mengiritasi mata dan mengganggu produksi air mata.

Untuk mencegah mata kering, dr. Niluh menyarankan beberapa langkah pencegahan. “Hindari gaya hidup yang memperburuk kondisi ini, seperti memberi jeda pada mata saat menggunakan gawai, mengurangi penggunaan AC, dan menggunakan pelembap udara untuk menjaga kelembapan ruangan,” ujarnya. Selain itu, hindari riasan mata yang dapat menyumbat pori-pori kelenjar minyak di sekitar mata, dan jika menggunakan lensa kontak, ikuti anjuran dokter.

Kewaspadaan dan perawatan mata yang tepat adalah kunci untuk menjaga kesehatan mata dan menghindari masalah yang lebih serius di masa depan.

 

 

Related posts