Artis Korea Selatan kini semakin mengukuhkan diri sebagai magnet dalam promosi produk kecantikan. Menurut President Director PT. Cosmax Indonesia, Cheong Min Kyoung, kehadiran artis Korea sebagai ‘Brand Ambassador’ (BA) memiliki kekuatan luar biasa untuk menarik perhatian konsumen dan membuat produk menjadi tren.
Dalam sebuah konferensi pers peluncuran Insight Factory by Soco yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (7/8), Min Kyoung mengungkapkan bahwa ketenaran artis Korea, terutama yang terlibat dalam drama atau K-pop, dapat secara signifikan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. “Fandom yang besar dari drama Korea dan K-pop dapat mendorong produk lokal menjadi populer di pasar Indonesia. Siapa yang tidak akan tertarik membeli produk jika artis Korea menjadi BA-nya?” ungkapnya.
Min Kyoung juga menyoroti bahwa bisnis kecantikan saat ini tidak hanya tentang teknologi produk, tetapi juga tentang aspek budaya. “Produk kecantikan, seperti parfum, tidak hanya menawarkan wewangian tetapi juga pengalaman emosional dan imajinatif kepada konsumen,” tambahnya.
Dalam konteks global, fenomena ini juga terlihat dalam pasar internasional. Di Jepang, yang dikenal sebagai salah satu pasar kosmetik terbesar di dunia, produk kosmetik Korea telah menduduki peringkat pertama dalam kategori kosmetik impor sejak tahun lalu. Di Amerika Serikat, produk perawatan kulit Korea juga berada di posisi tiga besar di antara kosmetik impor. “Ini menunjukkan bahwa K-beauty bukan hanya tren sementara tetapi telah menjadi bagian penting dari industri kecantikan global,” jelas Min Kyoung.
Dengan meningkatnya popularitas budaya Korea di seluruh dunia, Min Kyoung percaya bahwa produk kecantikan Korea akan terus berperan sebagai tren utama di masa depan.






