Negara Mana yang Warganya Rutin Lakukan Medical Checkup Berkala?

Pemeriksaan kesehatan berkala merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang. Namun, kebiasaan untuk menjalani pemeriksaan rutin ini tidak merata di semua negara. Beberapa budaya sangat mendorong kunjungan dokter secara teratur, sementara yang lain memiliki tingkat partisipasi yang lebih rendah. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Statista Consumer Insights antara Juli 2023 hingga Juni 2024 terhadap 21 negara, terdapat variasi besar dalam kebiasaan pemeriksaan kesehatan berkala di berbagai belahan dunia.

Korea Selatan Memimpin dalam Pemeriksaan Kesehatan Berkala

Read More

Korea Selatan menempati peringkat teratas dalam hal pemeriksaan kesehatan rutin. Enam dari sepuluh orang Korea Selatan secara teratur menjalani pemeriksaan kesehatan, menjadikan negara ini sebagai salah satu yang paling aktif dalam hal perawatan preventif. Pemerintah Korea Selatan menerapkan aturan yang mewajibkan setiap warga negara yang terdaftar dalam National Health Insurance Service (NHIS) untuk menjalani pemeriksaan kesehatan setiap dua tahun.

Kebijakan ini memastikan bahwa sebagian besar masyarakat menyadari pentingnya deteksi dini terhadap potensi masalah kesehatan, sehingga mampu meningkatkan harapan hidup dan kualitas kesehatan masyarakat.

Rendahnya Partisipasi di Inggris, Swedia, dan Belanda

Di sisi lain, negara seperti Inggris, Swedia, dan Belanda menunjukkan tingkat partisipasi yang jauh lebih rendah dalam pemeriksaan kesehatan berkala. Hanya sekitar 29 persen responden di Swedia dan 27 persen di Belanda yang menjalani pemeriksaan rutin. Meskipun Inggris memiliki layanan kesehatan gratis melalui National Health Service (NHS), hanya sebagian kecil masyarakat yang memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan secara teratur.

Laporan dari National Institutes of Health (NIH) menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran publik dan ketidakpahaman mengenai manfaat program pemeriksaan kesehatan menjadi penyebab utama rendahnya partisipasi di Inggris. Faktor-faktor lain, seperti keterbatasan waktu dan akses ke fasilitas medis, juga turut berkontribusi terhadap rendahnya angka pemeriksaan rutin di negara-negara tersebut.

Pengaruh Regulasi Pemerintah dan Perusahaan

Beberapa negara berhasil mendorong warganya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan berkala melalui regulasi pemerintah dan perusahaan. Selain Korea Selatan, Polandia juga memberlakukan aturan yang mewajibkan pemeriksaan kesehatan bagi para pekerja baru. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk mencegah terjadinya cedera atau masalah kesehatan yang berhubungan dengan pekerjaan. Hal ini menunjukkan bahwa regulasi yang jelas dan dukungan dari pemerintah maupun sektor swasta dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan rutin memiliki peran penting dalam mencegah penyakit serius dan menjaga kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Sementara beberapa negara seperti Korea Selatan dan Polandia berhasil mendorong kebiasaan ini melalui regulasi, negara lain masih perlu meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala. Dengan kesadaran yang lebih tinggi dan akses yang lebih mudah ke layanan kesehatan, diharapkan partisipasi dalam pemeriksaan rutin akan semakin meningkat di seluruh dunia.

Related posts