Dokter: Toilet Jongkok Lebih Baik untuk Penderita Wasir

Dokter bedah umum dari Ikatan Ahli Bedah Indonesia (IKABI), dr. Retno Putri Arini, Sp.B, mengungkapkan bahwa penggunaan toilet jongkok lebih menguntungkan bagi penderita wasir. Dalam sebuah sesi wicara daring yang diadakan pada Kamis, Retno menjelaskan bahwa posisi jongkok dapat mempermudah proses Buang Air Besar (BAB).

“Pada posisi jongkok, sudut usus menuju anus menjadi lebih mendatar, sehingga BAB menjadi lebih mudah,” ujar Retno. Ia menambahkan bahwa cara ini memungkinkan pasien untuk mengejan dengan lebih efektif tanpa harus berusaha keras, yang sering kali menjadi penyebab kekambuhan wasir.

Read More

Retno juga mencatat bahwa toilet duduk menciptakan sudut yang lebih besar antara usus dan anus, memaksa seseorang untuk mengejan lebih lama. Hal ini berisiko meningkatkan tekanan pada pembuluh darah dan memperburuk kondisi wasir.

“Meskipun toilet duduk menawarkan kenyamanan, seperti bisa bermain ponsel, penggunaan yang berlebihan dapat memperpanjang waktu BAB, yang sebaiknya dihindari,” tambahnya.

Selain memilih toilet jongkok, Retno merekomendasikan agar pasien wasir tidak menghabiskan waktu terlalu lama saat BAB. Fokus pada proses BAB dapat membantu mencegah pembengkakan pembuluh darah. Untuk mendukung kelancaran BAB, Retno menyarankan peningkatan konsumsi air putih, serat dari buah dan sayuran, serta probiotik dari yogurt.

“Minumlah cukup air, minimal dua liter sehari, dan tambahkan makanan kaya serat seperti pepaya, melon, dan semangka ke dalam diet Anda,” tutup Retno.

Dengan mengikuti saran ini, diharapkan penderita wasir dapat mengurangi gejala dan meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

Related posts