Coach Pablo Soroti Keputusan Wasit di Game Vs Kesatria Bengawan Solo

Dewa United Banten berhasil unggul tipis atas Kesatria Bengawan Solo dalam laga sengit yang berakhir dengan selisih hanya dua poin 86-84. Namun, pelatih DUB, Pablo Favarel, menyampaikan kekecewaannya terhadap beberapa keputusan wasit yang dinilainya krusial.

Salah satu keputusan yang menjadi sorotan coach Pablo adalah momen pada detik-detik terakhir kuarter kedua. Dia kecewa lantaran posseisson hasil out of the bounds diberikan kepada KBS, padahal bola terlihat jelas menyentuh Michael Singletary sebelum keluar lapangan.

Read More

“Saya sangat marah pada satu momen ketika bola keluar dari tangan Singletary, tapi wasit justru memberikan bola kepada mereka (KBS). Dengan beberapa detik tersisa, mereka langsung inbound dan mencetak poin. Itu momen krusial,” ujar Favarel.

Tak hanya itu, sosok asal Argentina tersebut juga menyoroti proses inbound yang dinilainya terlalu cepat dan memberi keuntungan bagi Kesatria Bengawan.

“Mereka seharusnya inbound dari sisi lapangan, tapi wasit membiarkan bola langsung dimainkan dan mereka mencetak poin dari fast break. Itu empat poin yang sangat menentukan,” kata coach Pablo.

“Saya marah karena saya merasa wasit sangat memengaruhi jalannya game di momen tersebut,” tegasnya.

Kendati demikian, DUB mampu bangkit dan tak terlalu larut atas keputusan kontroversial dari wasit. Anak Dewa berhasil membalikkan keadaan pada kuarter ketiga dan keempat sehingga sanggup menutup game dengan kemenangan 86-84.

Jordan Adams, yang menjadi Player of The Game (POTG), menambahkan bahwa DUB sangat bekerja keras di babak pertama untuk menahan gempuran dari KBS. Akan tetapi, dia menegaskan, Anak Dewa mampu mendapatkan momentum bagus untuk mengejar ketinggalan dan akhirnya memenangkan game.

“Kami harus berjuang keras di babak pertama dan berusaha bangkit di babak kedua. Kami berusaha mencari tahu sesuatu untuk mengatasinya dan itulah yang kami lakukan,” ungkap Jordan.

Lebih lanjut, Jordan mengapresiasi peran Gelvis Solano dalam mengantarkan Anak Dewa membalikkan keadaan di babak kedua, meskipun pemain asal Republik Dominika itu harus terkena foul out di pertengahan kuarter keempat.

“Dengan energi (Gelvis) dari bangku cadangan, kami harus melangkah maju dan saat itulah pemain pencetak skor di paint area,” ucap eks pemain Memphis Grizzlies tersebut.

Terakhir, Jordan mengatakan bahwa DUB akan tetap serius menatap sisa 3 game di fase reguler IBL musim ini dengan menargetkan sapu bersih kemenangan.

“Kami mencoba untuk menyelesaikan dengan kuat. Kami mencoba memenangkan seluruh pertandingan,” tutupnya.

Kemenangan atas KBS semakin memperkuat posisi Dewa United di puncak klasemen dan menjaga tren positif menjelang babak playoff. DUB duduk di peringkat satu dengan koleksi 42 poin hasil dari 19-4 (menang-kalah).

Selanjutnya, DUB akan melakoni away game terakhir di babak reguler season IBL 2025 dengan bertamu ke markas Tangerang Hawks, di Indomilk Arena, Jumat (6/6)

Related posts