Real Madrid mengumumkan keputusan berpisah dengan salah satu pemain ikoniknya, Nacho Fernandez, setelah pihaknya gagal mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak.
Nacho, yang telah bergabung dengan akademi Real Madrid sejak usia 10 tahun, meninggalkan jejak panjangnya di klub yang membesarkan namanya. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menyatakan dalam pernyataan resmi bahwa Nacho telah menjadi contoh bagi semua pemain muda di klub ini dan mendapat cinta serta pengakuan yang besar dari semua pihak.
Debut Nacho di tim utama Real Madrid terjadi pada tahun 2012 dan sejak itu, dia telah tampil dalam 364 pertandingan, mencetak 16 gol dan memberikan 10 assist. Pemain serba bisa berusia 34 tahun itu juga menjadi salah satu pemain dengan gelar terbanyak dalam sejarah klub, bersama dengan rekan setimnya seperti Luka Modric.
Selama 12 musim berseragam Los Blancos, Nacho telah menyumbangkan total 26 trofi untuk Real Madrid, termasuk enam trofi Liga Champions, lima trofi Piala Dunia Klub, empat Piala Super Eropa, empat gelar La Liga, dua Copa del Rey, dan lima Piala Super Spanyol.
Kini, Nacho dikabarkan akan melanjutkan karirnya di klub Arab Saudi, Al Qadsiah, sementara Real Madrid tengah mempertimbangkan untuk merekrut pemain bertahan dari Lille, Leny Yoro, sebagai penggantinya.
Kehadiran Nacho di Real Madrid tidak hanya meninggalkan jejak prestasi yang gemilang, tetapi juga memperkaya sejarah panjang klub ini dengan kontribusi luar biasa dari seorang pemain yang setia dan berdedikasi.






