Ketua Harian PB Jaya Raya, Imelda Wigoena, menegaskan bahwa kepedulian terhadap olahraga bulu tangkis serta jiwa kepemimpinan adalah kriteria utama yang harus dimiliki oleh calon ketua umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) periode 2024-2028.
Imelda mengungkapkan pandangannya dalam sebuah keterangan tertulis pada hari Kamis, bahwa calon ketua umum PBSI harus mampu memimpin dengan memahami secara mendalam tentang bulu tangkis. “Karena kalau tidak, bagaimana dia mau memimpin anak buahnya? Kalau tidak punya, sulit agar bawahannya itu menghormati dia,” ujarnya.
Legenda bulu tangkis Indonesia ini juga menekankan pentingnya keahlian dalam menyelesaikan permasalahan organisasi. “Sosok ketua PBSI juga harus yang mengerti banyak hal dan pintar dalam menyelesaikan permasalahan organisasi,” imbuhnya.
Imelda menambahkan bahwa ketua umum PBSI harus memiliki kemampuan membuat keputusan yang tepat dan menjadi decision maker yang efektif. “Dia harus bisa menangkap ide-ide, masukan, dan informasi dari bawahan untuk menilai dan membuat keputusan,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Imelda juga menyebutkan bahwa Sekretaris Jenderal PBSI dan Ketua Tim AdHoc PBSI, Fadil Imran, adalah salah satu nama yang sesuai dengan kriteria yang diungkapkannya. “Saya lihat Pak Fadil ini mendekati kriteria yang saya bilang soal Ketum PBSI yang ideal,” katanya.
Pemilihan ketua umum PBSI untuk periode 2024-2028 direncanakan akan dilaksanakan melalui Musyawarah Nasional (Munas) 2024 di Surabaya, Jawa Timur, pada 9-11 Agustus mendatang. Beberapa ketua PBSI daerah dari Nusa Tenggara Barat hingga Kalimantan Selatan telah memberikan dukungan untuk pencalonan Fadil Imran.
Dengan adanya pandangan dari tokoh-tokoh seperti Imelda Wigoena, harapannya adalah agar PBSI kedepannya akan dipimpin oleh sosok yang tidak hanya mampu memajukan olahraga bulu tangkis nasional tetapi juga memiliki integritas dan kepemimpinan yang kuat.
Demikianlah informasi terkini dari dunia bulu tangkis Indonesia. Terus pantau update kami untuk berita lebih lanjut seputar pemilihan ketua umum PBSI periode mendatang.






