Ajang bergengsi ‘The World’s 50 Best Restaurants’ yang dirilis oleh William Reed Business Media kembali menjadi sorotan dunia kuliner. Tahun ini, restoran Disfrutar di Barcelona berhasil menduduki peringkat pertama sebagai restoran terbaik di dunia. Pengumuman ini dirilis pada Rabu malam dan menjadi salah satu acara paling dinanti di kalender gastronomi global.
Disfrutar: Restoran Terbaik Dunia
Disfrutar di Barcelona telah mencuri perhatian dengan dinobatkan sebagai restoran terbaik dunia tahun 2024. Restoran yang dikenal dengan hidangan inovatif dan kreatif ini menawarkan pengalaman kuliner yang memukau dengan sentuhan seni di setiap piringnya.
Disfrutar berhasil mengungguli Asador Etxebarri di Atxondo, Spanyol, yang berada di posisi kedua, serta Table di Paris, yang menduduki peringkat ketiga. Lima dari sepuluh restoran teratas tahun ini berada di Eropa, dengan tiga di antaranya berlokasi di Spanyol, menunjukkan betapa kuatnya pengaruh kuliner negara tersebut di panggung dunia.
Namun, kesuksesan Disfrutar tidak mengurangi performa gemilang dari wilayah lain. Amerika Latin tampil mengesankan dengan Maido di Lima, Quintonil di Mexico City, dan Don Julio di Buenos Aires berhasil masuk dalam daftar sepuluh besar. Sedangkan Asia diwakili oleh Gaggan di Bangkok yang berada di peringkat kesembilan.
Atomix: Satu-Satunya Wakil Amerika Serikat
Di antara 50 restoran terbaik dunia tahun ini, hanya satu restoran dari Amerika Serikat yang berhasil masuk ke dalam daftar, yaitu Atomix. Berlokasi di Manhattan’s Koreatown, Atomix menyajikan hidangan Korea modern yang unik dan berhasil naik dua peringkat dari tahun sebelumnya, kini menduduki posisi keenam. Atomix telah dikenal dengan menu degustasi yang membawa pengunjungnya dalam perjalanan kuliner penuh rasa dan keindahan presentasi.
Kehadiran Atomix di daftar ini menjadi bukti bagaimana restoran-restoran di AS tetap mampu bersaing di kancah global, meskipun hanya satu restoran yang berhasil masuk ke dalam peringkat 50 besar tahun ini.

Kritik dan Evolusi ‘The World’s 50 Best Restaurants’
‘The World’s 50 Best Restaurants’ pertama kali diluncurkan 20 tahun lalu oleh majalah Inggris, Restaurant Magazine, sebagai alternatif dari sistem penilaian bintang Michelin. Meskipun dianggap sebagai “Oscar” di dunia kuliner, peringkat ini juga tak lepas dari kritik. Beberapa pihak menilai bahwa pemilihan juri cenderung elitis dan hanya mengedepankan restoran-restoran di Eropa serta beberapa kota besar lainnya. Kritik lainnya juga mengarah pada anggapan bahwa juri sering kali memberikan penilaian berdasarkan kedekatan pribadi dengan pemilik restoran.
Meski begitu, daftar ini tetap menjadi acuan utama dalam dunia gastronomi global, di mana banyak restoran berlomba-lomba untuk mendapatkan pengakuan dan menjadi bagian dari peringkat bergengsi ini.






