Ditengah perkembangan zaman yang serba cepat, side job atau pekerjaan sampingan kini semakin diminati, terutama di kalangan Gen Z dan Milenial. Side job bukan sekadar pekerjaan tambahan, tetapi juga peluang untuk mendapatkan penghasilan lebih, mengasah keterampilan baru, dan bahkan mengejar passion.
Apa Itu Side Job?
Side job adalah pekerjaan tambahan yang dilakukan diluar pekerjaan utama. Tujuannya sederhana, yakni untuk mendapatkan penghasilan tambahan, mengisi waktu luang atau hanya sekedar untuk menambah dan mengembangkan keterampilan. Side job sendiri memberikan fleksibilitas bagi mereka yang ingin menambah penghasilan dengan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama. Pekerjaan sampingan ini bisa beragam, mulai dari freelance menjual produk secara online hingga pekerjaan paruh waktu.
Mengapa Orang Memilih Side Job?
Ada banyak faktor yqang mendorong orang-orang memiliki pekerjaan sampingan. Alasan utaman, tidak lain adalah karena kebutuhan finansial, terutama ditengah biaya hidup yang semakin meningkat. Tidak jarang, penghasilan dari pekerjaan utama saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Maka dari itu, side job menjadi solusi yang cukup menarik bagi banyak orang.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pekerja dengan side job di Indonesia terus meningkat. Pada tahun 2019, hanya sekitar 14,3% pekerja yang memiliki pekerjaan sampingan. Namun, angka ini meningkat menjadi 17,8% pada 2023, sebuah indikasi kuat bahwa semakin banyak orang yang merasa perlu memiliki sumber pendapatan tambahan.
Deloitte dalam surveinya pada tahun 2023 juga menemukan bahwa hampir 46% Gen Z kini memiliki pekerjaan sampingan. Mereka memilih pekerjaan sampingan tidak hanya untuk alasan finansial (38%), tetapi juga untuk mengembangkan keterampilan baru yang lebih beragam. Tren ini semakin meluas, dengan semakin banyak orang yang memilih untuk bekerja lepas atau freelance, yang menawarkan fleksibilitas waktu yang lebih besar.
Dampak Side Job Pada Keseimbangan Hidup
Walaupun memiliki side job membawa banyak keuntungan, terutama dalam hal finansial, ada beberapa dampak yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah keseimbangan hidup yang terkadang terpengaruh oleh beban pekerjaan yang bertambah.
Menurut survei dari Deloitte pada tahun 2023, meskipun banyak orang merasa mendapatkan manfaat finansial dari pekerjaan sampingan, ada juga yang merasa terbebani dengan pekerjaan ganda ini. Sekitar 65% pekerja sampingan menyatakan bahwa mereka lebih memilih memiliki satu pekerjaan utama daripada banyak pekerjaan. Pekerjaan sampingan yang terlalu banyak sering kali membuat mereka kesulitan untuk menjaga kualitas waktu bersama keluarga, beristirahat, atau menjalani aktivitas sosial lainnya.
Selain itu, sekitar 38% pekerja yang memiliki side job mengaku bahwa mereka harus mengurangi pengeluaran untuk hiburan atau makan di luar agar bisa menutupi pengeluaran dari pekerjaan sampingan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pekerjaan sampingan memberikan penghasilan tambahan, ada pengorbanan dalam hal kualitas hidup, seperti berkurangnya waktu untuk bersosialisasi atau melakukan kegiatan yang bersifat relaksasi.






