Euforia konser Coldplay yang bertajuk ‘Music of The Spheres World Tour’ ini masih terasa hingga Kamis, 16 November 2023 malam. Bukan hanya pengalaman para penontonnya yang tak terlupakan dan menghiasi media sosial dengan beragam aksi panggung Chris Martin cs, tapi juga begitu banyaknya chaos yang terjadi di balik megahnya konser tersebut.
Salah satu kasus yang membuat warganet geram adalah penipuan tiket konser yang dilakukan oleh seorang perempuan bernama Ghisca Debora Aritonang. Dalam unggahan yang dibuat oleh akun X (dulu Twitter) @Tokoparmo, Ghisca menyebabkan kerugian hingga lebih dari Rp15 miliar.
Dalam unggahan yang sama, akun tersebut mengatakan bahwa Ghisca mampu memanipulasi calon pembeli dengan cara merotasi tiket. Alhasil, 100 tiket yang dimilikinya dapat seolah-olah menjadi 8000 tiket. Hal ini tentu membuat calon pembeli tergiur.
Sebuah sumber menyebutkan bahwa uang para korban yang mencapai Rp15 miliar tersebut telah dipindahkan ke sebuah bank di Belanda. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyitaan saat kasus ini diusut kemudian hari.
🔥🔥🔥PENIPUAN🔥🔥🔥
GHISCA DEBORA ARITONANG
penipu tiket bayangan coldplay sebesar 15M dengan cara merotasi 100 tiket yang dimilikinya seakan-akan memiliki 8000 tiket. Salah satu sumber mengatakan duit tersebut telah dipindahkan ke Bank di Negara Belanda agar tidak dapat disita… pic.twitter.com/gG20JonFRo— TOKO PARMO (@tokoparmo) November 15, 2023
Berdasarkan penelusuran Vakanz! di media sosial X, ini bukan kali pertama Ghisca melakukan penjualan tiket bayangan. Dalam unggahan pada Maret 2023 lalu, Ghisca juga melakukan modus serupa. Ia menjual tiket bayangan untuk konser NCT Dream dan Blackpink. Pada saat itu, sudah banyak pihak meminta refund namun sampai saat ini belum ada kejelasan apakah uang dikembalikan atau tidak.
untuk kedepannya minta tolong banget angelique florensi (angel) dan ghisca debora aritonang (ghisca) udahan yaaa jualan tiket bayangannya pic.twitter.com/ODOiac7TTA
— Cherie (@cherietale_) March 8, 2023
Saat ini, Ghisca beserta ayah kandungnya dikabarkan telah ditahan di Polres Jakarta Pusat untuk dimintai keterangan sembari menunggu kesaksian korban lainnya.
Semoga kasus ini dapat segera diselesaikan dan para korban mendapat ganti rugi, ya!






