Kalau kamu udah nonton film Sore: Istri dari Masa Depan, terus tiba-tiba mellow dan mikir, “Gimana ya kalau ada yang datang dari masa depan cuman buat nyelametin hidup aku?”. Berarti kamu tipe penikmat film yang suka cerita cinta yang unik, ada bumbu sci-fic dan plot yang enggak biasa.
Nah, daripada rewatch filmnya terus-terusan, coba deh tenggelam dalam 4 film ini. Alurnya mirip, yakni soal cinta, waktu dan keputusan yang mengubah segalanya.
1). The Time Traveler’s Wife (2009)
Film ini mengisahkan tentang Henry, cowok yang punya kelainan genetik. Dimana ia bisa kelempar ke masa lalu dan masa depan tanpa kontrol. Istrinya, yakni Clare, tetap mencintai dia walaupun harus terus ditinggal pergi ke waktu lain.
Kemiripan dengan film Sore adalah sama-sama soal cinta yang harus berdamai dengan waktu, sama-sama enggak bisa ditebak akhirnya. Dan yes sama-sama bikin kita pengen bilang, “Gua rela deh punya pasangan kayak gitu.”
2). Your Name (Kimi No Nawa) (2016)
Kisah dalam anime ini menceritakan mengenai Taki dan Mitsuha yang tiba-tiba tukeran tubuh, tapi..mereka hidup di waktu yang berbeda. Makin kenal, makin dekat, tapi enggak mungkin untuk bisa bersama. Plot twist-nya? nyesss banget.
3). About Time (2013)
Ini bukan film mengenai romansa time traveler yang bikin tegang, tapi bikin hangat. Tim bisa pergi ke masa lalu kapanpun dia mau. Tapi ia sadar bahwa kemampuan ini bukan buat mengubah orang lain melainkan buat memahami hidup lebih dalam. About time, bukan film yang akan bikin kamu sedih, tapi justru akan bikin kamu pingin peluk orang tua, pasangan dan waktu yang kamu miliki sekarang.
Fokus yang membuat film ini mirin dengan Sore adalah bukan pada kisah percintaannya, tapi tentang bagaimana waktu dan pilihan bisa membentuk makna hidup. Sama seperti Jonathan bahwa inta bukan cuman soal siapa, tapi juga soal kapan.
4). The Lake House (2006)
Satu rumah, dua orang dan dalam tahun yang berbeda. Mereka saling berkirim surat, saling jatuh cinta, tapi hidup di waktu yang tidak sama. Alur film ini pelan dan tenang. Dan meskipun demikian, pesannya cukup dalam, yakni kalau sudah ditakdirkan, waktu pun bisa ditantang.






