Dorong Wirausaha di Kampus, Kementrian UMKM Gandeng UI Luncurkan Micropreneur Fest

Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, mengajak mahasiswa Universitas Indonesia (UI) untuk berani menjadi pendobrak masa depan perekonomian bangsa melalui jalur wirausaha, dalam kuliah umum yang disampaikannya pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Kick Off Micropreneur Fest di Kampus UI Depok, Selasa (5/8).

Dalam kuliah umum tersebut, Maman menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai motor penggerak transformasi ekonomi nasional melalui jalur kewirausahaan. Acara ini menjadi bagian dari program PKKMB sekaligus peluncuran Micropreneur Fest yang diinisiasi oleh Kementerian UMKM dan Universitas Indonesia.

Read More

Maman menyampaikan bahwa menjadi pelopor perubahan tidak cukup hanya dengan semangat, tetapi juga memerlukan dua syarat utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa.

“Pertama adalah iman dan keyakinan yang teguh. Tidak akan ada satu pun orang di dunia ini, sehebat apa pun dia, yang mampu memulai sesuatu tanpa iman dan keyakinan dalam dirinya,” ujarnya.

Syarat kedua adalah ilmu pengetahuan yang memadai. Menurutnya, ilmu merupakan bekal dasar dalam mengidentifikasi masalah dan menemukan solusi. Maman juga menekankan pentingnya ideologi yang jelas agar mahasiswa memiliki arah dan batas dalam mengambil keputusan.

“Tanpa ilmu, kalian akan berjalan dalam kegelapan. Maka teruslah belajar dan terbuka pada hal-hal baru. Ilmu tanpa ideologi itu berbahaya. Ideologi adalah kompas yang menentukan arah dan batas dari langkah kalian,” tegasnya.

Acara ini juga menandai penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian UMKM dan Universitas Indonesia dalam upaya membangun ekosistem kewirausahaan kampus, khususnya untuk mendorong lahirnya usaha mikro berbasis mahasiswa.

Rektor Universitas Indonesia, Heri Hermansyah, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa UI memiliki potensi besar dalam mengembangkan ide bisnis serta mencetak generasi mandiri dan inovatif.

“Keterlibatan mahasiswa dalam kewirausahaan akan membentuk pribadi yang mandiri, terampil dalam mengambil keputusan, dan bertanggung jawab,” ucapnya. 

Ia menambahkan bahwa mahasiswa UI tidak hanya dipersiapkan sebagai tenaga kerja, tetapi juga sebagai perintis usaha yang mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.

“Mahasiswa harus mampu melahirkan ide-ide baru dan menjadi bagian dari solusi atas keterbatasan lapangan kerja di Indonesia,” lanjutnya.

Dalam penutupan acara kuliah umum ini, Maman mengingatkan bahwa masa depan hanya akan berpihak pada mereka yang berani melangkah dan mengeksekusi mimpinya.

“Masa depan hanya akan pernah ramah dan mau berkompromi bagi mereka yang punya tekad yang kuat untuk mengeksekusi apapun yang menjadi mimpi dan cita-citanya,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *