Marc Marquez tampil dominan di MotoGP Austria 2025 setelah finis terdepan di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (17/8) malam WIB. Hasil ini menjadi kemenangan keenam beruntun bagi rider Ducati Lenovo, sekaligus memperkokoh posisinya di puncak klasemen MotoGP 2025.
Meski start dari grid keempat, Marquez mampu tampil konsisten sejak lap awal. Ia sukses menyalip rival-rivalnya dan mempertahankan keunggulan hingga garis finis. Tambahan 25 poin dari balapan utama ini membuat koleksi poinnya kini mencapai 418 angka.
Dengan hasil tersebut, Marquez unggul jauh 142 poin dari adiknya sekaligus rival terdekat, Alex Marquez (BK8 Gresini Ducati). Alex hanya mampu finis di posisi ke-10, sehingga hanya mendapat tambahan enam poin dan kini mengoleksi 276 poin.
Di belakang mereka, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) yang finis kedelapan tetap berada di posisi ketiga klasemen dengan 221 poin. Sementara itu, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) berhasil finis ketiga di Austria, sehingga total poinnya naik menjadi 178 dan makin mendekati Bagnaia.
Persaingan di papan tengah juga semakin ketat. Fabio Di Giannantonio, Franco Morbidelli, dan Pedro Acosta kini sama-sama mengoleksi 144 poin. Sementara Fermin Aldeguer yang tampil impresif dengan finis kedua di Austria, melesat ke posisi delapan klasemen dengan 121 poin.
Berikut klasemen terbaru MotoGP 2025 usai seri Austria:
Klasemen MotoGP 2025 (Top 10):
-
Marc Marquez (Ducati Lenovo) – 418 poin
-
Alex Marquez (BK8 Gresini Ducati) – 276 poin
-
Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) – 221 poin
-
Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) – 178 poin
-
Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati) – 144 poin
-
Franco Morbidelli (Pertamina VR46 Ducati) – 144 poin
-
Pedro Acosta (Red Bull KTM) – 144 poin
-
Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Ducati) – 121 poin
-
Johann Zarco (Castrol Honda LCR) – 114 poin
-
Fabio Quartararo (Monster Yamaha) – 103 poin
Dengan selisih poin yang semakin lebar, Marc Marquez kini semakin dekat menuju gelar juara dunia MotoGP 2025. Namun, persaingan untuk memperebutkan posisi kedua hingga keenam masih terbuka lebar, mengingat selisih poin di antara para rider tidak terlalu jauh.






