The International 2026 Resmi Digelar di Shanghai, China

Valve akhirnya mengumumkan bahwa The International (TI) 2026, turnamen akbar dunia Dota 2, akan digelar di Shanghai, China pada Agustus 2026. Pengumuman ini disampaikan tepat sebelum partai Grand Final TI 2025 yang mempertemukan Team Falcons dari Eropa Barat melawan Xtreme Gaming dari China.

Ini akan menjadi kali kedua Shanghai menjadi tuan rumah TI, setelah sebelumnya sukses menggelar TI 2019. Saat itu, OG mencatat sejarah sebagai tim pertama yang menjuarai TI dua kali berturut-turut usai menumbangkan Team Liquid dengan skor 3-1, membawa pulang hadiah utama senilai US$15,6 juta dari total prize pool US$34,3 juta.

Kebangkitan Dota 2 China

Kembalinya TI ke Shanghai terasa pas, mengingat performa luar biasa tim-tim China di TI 2025. Xtreme Gaming tampil gemilang dengan menyapu bersih semua pertandingan di fase grup dan langsung mengamankan tiket ke Playoff. Team Tidebound, wakil China lainnya, juga tampil solid dengan catatan 4-1 dan berhasil melaju ke panggung utama.

Meski Tidebound akhirnya terhenti di peringkat 7-8, Xtreme Gaming berhasil melaju hingga ke Grand Final. Kesempatan ini jadi peluang emas bagi China untuk merebut kembali Aegis of Champions, trofi paling bergengsi di dunia Dota 2, setelah hampir satu dekade lamanya.

Gelar yang Sudah Lama Hilang

Terakhir kali tim asal China menjadi juara TI adalah pada tahun 2016 lewat Wings Gaming, yang tampil fenomenal dengan gaya bermain tak terduga. Sebelum itu, China juga pernah melahirkan juara dunia lewat Invictus Gaming (2012) dan Newbee (2014).

Dengan atmosfer kompetisi yang semakin panas dan kebangkitan tim-tim China, TI 2026 di Shanghai diprediksi akan menjadi salah satu turnamen paling bersejarah dalam perjalanan Dota 2.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *