Kompetisi Free Fire Ladies musim 2025 telah ditutup dengan berakhirnya gelaran International Female Legends Season 3 (IFL S3). Pada ajang internasional tersebut, perjuangan Dewa United Nephthys harus terhenti di babak grand finals setelah finis di peringkat ketujuh.
Hasil tersebut membuat punggawa Dewa United Nephthys melakukan evaluasi menyeluruh agar mampu tampil lebih baik di musim kompetisi 2026. Meski belum mampu menembus papan atas, Azell dan kawan-kawan mencatat banyak pelajaran berharga dari persaingan dengan tim-tim terbaik FF Ladies dari berbagai negara.
In-game leader (IGL) sekaligus bomber Dewa United Nephthys, Nania ‘Aurell’ Aurelia mengatakan bahwa tantangan terbesar adalah mengatasi kondisi emosional dan mentalitas pemain saat bertanding. Selain itu, adaptasi dengan format kompetisi Champion Rush menjadi tantangan tim selama bertanding di Grand Finals.
“Evaluasi lebih pada bagaimana mengendalikan kondisi emosional pemain dan saat itu kami baru pertama main dengan format champion rush. Jadi, itu menjadi pelajaran juga karena belum bisa main lepas di awal-awal grand finals,” tutur Aurell.
Sementara itu, Nazwa ‘Azell’ Azella yang mengisi posisi rusher Dewa United Nephthys menilai kurang matangnya persiapan membuat tim kesulitan bersaing dengan intensitas dan ritme cepat di grand finals.
“Saya merasa kami kurang latihan, terus juga mainnya kurang lepas. Persaingan juga lebih ketat di grand finals dan tim yang juara mainnya jago,” ujar Azell.
Meski belum mencapai hasil optimal, performa Dewa United Nephthys di IFL S3 tetap memberikan banyak catatan positif. Selama babak group stage, Anak Dewa berhasil menempati peringkat lima besar dengan bermain lebih konsisten pada setiap matchweek.
Proses evaluasi pun tidak hanya difokuskan pada hasil akhir, tetapi juga pada bagaimana progres masing-masing pemain dalam membentuk permainan tim yang solid. Mulai dari pengambilan keputusan, pemilihan rotasi, hingga komunikasi antar pemain menjadi aspek yang wajib dibenahi agar tim bisa tampil lebih konsisten di musim kompetisi 2026.






