Tips Aman Berkendara dengan Sepeda Motor Listrik

Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulselbartrabon, Wanny, memberikan kiat-kiat penting untuk berkendara aman dengan sepeda motor listrik. Dalam penjelasannya, Wanny mengingatkan bahwa meski sepeda motor terlihat serupa, ada perbedaan karakter yang perlu dipahami untuk menghindari kecelakaan di jalan.

Menurut Wanny, berkendara dengan motor listrik membutuhkan kehati-hatian ekstra. “Motor listrik memiliki torsi instan yang bisa menyebabkan akselerasi mendadak, sehingga pengendara harus mengontrol kecepatan dengan hati-hati,” ujarnya.

Read More

Keberadaan suara mesin yang senyap menjadi tantangan tersendiri, di mana pengendara perlu terbiasa untuk berakselerasi secara halus. “Karena suara motor yang hampir tidak terdengar, pengguna jalan lain mungkin tidak menyadari keberadaan kita,” tambahnya.

Wanny merekomendasikan agar pengendara selalu menarik rem saat menyalakan motor listrik dan melepaskannya perlahan sambil menarik gas. “Ini penting untuk mencegah kehilangan kendali akibat akselerasi mendadak,” jelasnya.

Selain memahami karakter motor, pengendara juga disarankan untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Misalnya, motor listrik Honda EM1 e: memiliki jarak tempuh maksimum 41,4 kilometer dalam kondisi baterai penuh. Pastikan rute yang ditempuh sesuai dengan sisa daya baterai dan sisakan waktu untuk pengisian ulang di rumah.

Pengendara juga disarankan untuk mengetahui lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sepanjang rute perjalanan.

“Gunakan perlengkapan berkendara yang baik dan lengkap, seperti helm SNI, sarung tangan, jaket, dan sepatu. Ini bukan hanya untuk menghindari tilang, tetapi demi keselamatan diri sendiri,” tutup Wanny.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *