Menurut hasil survei terbaru dari produsen motor listrik terkemuka, ALVA, konsumen di Indonesia cenderung mengutamakan desain dan performa kendaraan dalam memilih motor listrik mereka.
Dalam jumpa media yang diadakan di Jakarta Selatan, Chief Operating Officer ALVA, Rahmat Septriwan, menyoroti bahwa desain motor listrik dari produsen Jepang dan Italia sangat diminati di Indonesia. “Orang Indonesia itu mengutamakan styling (gaya). Jadi, styling sangat penting karena orang Indonesia itu visual ternyata,” ujarnya.
Selain desain yang menarik, performa juga menjadi faktor krusial. Rahmat menjelaskan, “Performance (performa) ini menarik karena performance dia enggak seperti mobil. Itu enggak terdefinisikan dengan sangat detail kalau motor. Kalau mobil kan 0-100 (km/h) atau berapa hp. Nah, kalau motor itu, ternyata konsumen Indonesia enggak kayak gitu. Akhirnya kami menerjemahkan dalam bentuk top speed.”
Menyambungkan topik tersebut, Chief Marketing Officer ALVA, Putu Yudha, menyoroti popularitas fitur teknologi digital pada motor listrik di Indonesia. “Fitur-fitur seperti pengaturan cerdas melalui aplikasi sangat diminati. Fitur pelacak pengguna terdekat dan statistik pemakaian adalah yang paling sering digunakan,” ujarnya.
Putu menjelaskan bahwa fitur pelacak pengguna terdekat menarik minat karena kebiasaan sosial orang Indonesia yang gemar berkumpul dan berkomunikasi. Sementara fitur statistik pemakaian digunakan untuk berbagi pengalaman penggunaan motor listrik di platform media sosial seperti Instagram dan TikTok.
Dengan hasil survei ini, ALVA terus mengembangkan produknya sesuai dengan preferensi pasar Indonesia, memastikan bahwa desain yang menarik dan teknologi yang inovatif terus menjadi fokus utama dalam memenuhi kebutuhan konsumen di negara ini.
Berita ini disampaikan untuk memberikan wawasan tentang preferensi konsumen motor listrik di Indonesia yang didasarkan pada data dari survei ALVA.






