Dewa United Banten langsung mengalihkan fokus ke lanjutan IBL 2026 dengan menghadapi dua laga tandang beruntun. #AnakDewa dijadwalkan bertamu ke markas Hangtuah Jakarta pada Minggu, 19 April 2026, di GOR Ciracas, Jakarta Timur, sebelum menghadapi RANS Simba Bogor sehari berselang pada Senin, 20 April 2026, di Gymnasium SV IPB, Bogor.
Sebelumnya, Dewa United baru saja menyelesaikan rangkaian pertandingan Basketball Champions League (BCL) Asia – East 2026 Grup A Window 2 di Johor Bahru, Malaysia. Dalam dua laga tersebut, #AnakDewa meraih satu kemenangan dan satu kekalahan.
Dewa United membuka window 2 dengan kemenangan dramatis 99-94 atas Hi-Tech Basketball melalui babak overtime. Namun, pada laga berikutnya, DUB harus mengakui keunggulan tiga poin tuan rumah Johor Southern Tigers.
Menghadapi jadwal padat, pelatih Dewa United Banten, Agustí Julbe, menegaskan bahwa timnya tidak boleh menjadikan faktor kelelahan sebagai alasan. Ia menilai, situasi back-to-back bukan hal baru bagi tim karena terbiasa menghadapinya.
“Kami tidak bisa menjadikan kelelahan sebagai alasan. Kami sudah terbiasa dengan situasi back-to-back, jadi kami harus siap,” ujar Julbe.
Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti bahwa aspek mental menjadi faktor krusial dalam menghadapi dua laga tandang ini. Menurutnya, kesiapan sejak awal pertandingan dan konsistensi sepanjang laga akan sangat menentukan hasil akhir.
“Ini lebih kepada pendekatan mental. Kami harus bisa tampil siap sejak awal dan menjaga konsistensi sepanjang pertandingan,” tambahnya.
Evaluasi dari laga di Johor Bahru juga menjadi perhatian. Julbe menilai timnya sempat kehilangan momentum karena perbedaan energi dan kesiapan mental di awal pertandingan.
“Ketika energi dan mental tidak berada di level yang sama dengan lawan, mereka akan mengambil alih momentum dan sulit dihentikan,” jelasnya.
Senada dengan sang pelatih, guard Dewa United, DJ Cooper, menekankan pentingnya energi dan fokus, terutama saat bermain di kandang lawan.
“Kami harus meningkatkan energi, terutama di defense, dan bermain dengan fokus lebih baik,” kata Cooper.
Ia juga mengingatkan agar tim tidak kembali mengulang kesalahan yang sama, yakni memulai pertandingan dengan tempo yang lambat.
“Kami tidak boleh memulai pertandingan dengan lambat, apalagi saat bermain di kandang lawan yang punya dukungan besar,” lanjutnya.
Dua away game tentunya menjadi fase krusial bagi Dewa United untuk menjaga performa dalam lanjutan IBL musim ini. Mentalitas yang dibarengi dengan konsistensi akan menjadi kunci #AnakDewa untuk menyapu bersih kemenangan di Jakarta dan Bogor demi mengamankan posisi klasemen di jalur playoff.






