Atlet renang China, Pan Zhanle, menghadirkan momen bersejarah di Olimpiade Paris 2024 dengan memecahkan rekor dunia miliknya sendiri dan meraih medali emas pada lomba gaya bebas 100 meter putra. Dalam balapan yang digelar pada Rabu malam waktu setempat, Pan mencatatkan waktu 46,40 detik, melampaui rekor dunia sebelumnya yang ia tetapkan pada bulan Februari lalu di Doha dengan waktu 46,80 detik.
Kemenangan ini adalah medali emas renang pertama bagi China di Olimpiade Paris, memberikan dorongan semangat yang sangat dibutuhkan setelah pencapaian sebelumnya yang mengecewakan. Pan, yang sebelumnya gagal melaju dari babak penyisihan gaya bebas 200 meter, mengungkapkan keterkejutannya atas pencapaian tersebut. “Saya sangat terkejut bisa memecahkan rekor, itu adalah momen ajaib,” ujar Pan dalam wawancara setelah perlombaan. “China mengalami kemajuan selangkah demi selangkah. Memecahkan rekor ini adalah sebuah langkah kecil ke arah yang benar.”
Sementara itu, peraih medali perak, Kyle Chalmers dari Australia, menempati posisi kedua dengan selisih 1,08 detik dari Pan. Chalmers, yang sebelumnya meraih emas di Olimpiade Rio 2016, merasa pencapaiannya kali ini sangat berarti setelah delapan tahun berlalu. “Delapan tahun kemudian, jauh lebih berarti bagi saya bisa berdiri di podium dan menerima medali perak,” kata Chalmers yang juga berharap bisa kembali meraih gelar juara yang hilang sejak 2016.
Atlet Rumania, David Popovici, meraih medali perunggu dalam perlombaan ini, menambah catatan prestasi di ajang bergengsi tersebut.
Dengan pencapaian ini, Pan Zhanle tidak hanya mengukir namanya dalam sejarah renang dunia tetapi juga menjadi atlet renang China pertama yang memegang rekor dunia di Olimpiade dan meraih emas di ajang tersebut.






