Penyanyi rap Bennett A.K. kembali mengejutkan penggemarnya dengan merilis single terbaru bertajuk “Too Slow”. Lagu ini, yang merupakan karya pertama Bennett setelah bergabung dengan label musik Passion Vibe, merupakan bentuk kritik terhadap gaya hidup masyarakat masa kini yang terlalu fokus pada kepopuleran.
Menurut Bennett, “Too Slow” sebenarnya telah selesai dikerjakan sebelum dirinya bergabung dengan Passion Vibe. Namun, setelah mendengarkan lagu tersebut, Belanegara Abe, seorang produser terkenal, merasa bahwa lagu ini memiliki potensi lebih besar jika dikembangkan lebih lanjut. “Ini adalah hasil kolaborasi dari Bennett A.K. dan Belanegara Abe,” jelas Bennett dalam keterangannya pada Rabu.
Lagu ini terinspirasi dari pengalaman pribadi Bennett, yang ingin menyoroti dampak negatif dari kecenderungan mengejar popularitas dengan segala cara. Melalui “Too Slow”, Bennett ingin mengingatkan pendengarnya untuk tidak mengambil jalan pintas dalam meraih tujuan hidup, dan untuk menghargai proses yang dijalani masing-masing individu.
Bennett mengajak pendengarnya untuk tidak membandingkan diri mereka dengan orang lain dan untuk tetap fokus pada usaha terbaik yang bisa mereka lakukan. “Learn to work together and don’t forget to pray. Not everyone will walk the same path and you don’t need to compare yourself with others,” ungkapnya dalam Bahasa Inggris.
Dengan peluncuran “Too Slow”, Bennett A.K. menandai awal dari era baru dalam perjalanan musiknya. Lagu ini juga menjadi jawaban atas kerinduan para penggemar yang telah menunggu karya terbaru dari rapper muda ini.
Bennett mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan dan antusiasme yang terus diberikan oleh para penggemarnya. “Mereka sudah lama menunggu, jadi inilah saatnya!” katanya.
Setelah merilis “Too Slow”, Bennett A.K. berjanji akan menyajikan berbagai kejutan menarik di masa depan. “I’m sorry I kept y’all waiting long enough, I promise you will not be disappointed by what’s coming next,” ujarnya.
Single “Too Slow” kini sudah tersedia di seluruh platform streaming digital di Indonesia.






