Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), berhasil mencuri perhatian di gelaran festival musik Pestapora 2024. Pada Minggu lalu, SBY melukis di Klab Klub Stage, didampingi oleh duo musisi Vincent Rompies dan Desta Mahendra (VinDes).
“Saya ingin melukis pemandangan alam Indonesia. Hari ini, saya memilih Gunung Lawu dari Jawa Tengah, terinspirasi oleh foto yang menunjukkan matahari terbenam di sana,” ungkap SBY sebelum memulai karya seninya.
Dengan waktu terbatas satu jam, SBY menggunakan kuas besar untuk melukis. Meskipun tidak terlalu detail, hasil karyanya berhasil menangkap nuansa sunset di atas Gunung Lawu dengan cukup baik.
Dalam kesempatan tersebut, SBY menjelaskan filosofi di balik pilihan tema lukisannya. “Di tengah banyaknya masalah di dunia ini, Tuhan memberi kita keindahan alam. Saya ingin menyoroti ketenangan yang dapat ditemukan di sana,” tuturnya.
Acara ini juga melibatkan 20 peserta terpilih yang menemani SBY dalam proses melukis. SBY mengungkapkan bahwa ia mulai belajar melukis setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai presiden, dengan mengandalkan video tutorial selama lebih dari tiga tahun.
Biasanya menggunakan kanvas dan cat minyak, kali ini SBY memilih cat akrilik karena lebih mudah diaplikasikan dan cepat kering. Tak hanya melukis, pada hari pertama festival, SBY juga menunjukkan bakat musiknya dengan menyanyikan lagu-lagu ciptaannya sendiri, diiringi oleh musik orkestra.
Festival Pestapora 2024 menjadi saksi kolaborasi unik antara seni lukis dan musik, menunjukkan sisi kreatif SBY yang tak hanya terbatas pada dunia politik.






