Kondisi ONIC Olympus di ajang Free Fire World Series (FFWS) SEA Fall 2024 kini menjadi perhatian serius. Tim yang digawangi oleh Garduu dan kawan-kawan berada dalam posisi yang belum aman di peringkat top 12, sebuah syarat penting untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Penurunan performa ONIC Olympus sudah mulai terlihat sejak pekan keempat turnamen FFWS SEA Fall 2024. Meskipun sempat bangkit dan memperlihatkan perkembangan yang menjanjikan di bawah asuhan Coach AFM, kejutan tak terduga datang ketika mereka justru terkena sanksi yang memengaruhi posisi mereka di turnamen.
Sanksi ini tentunya semakin memperberat langkah ONIC Olympus, yang sebelumnya sempat menunjukkan potensi kekuatan baru mereka. Apa sebenarnya yang terjadi dengan tim ini? Mari kita selami lebih dalam.
ONIC Olympus Dihukum di FFWS SEA Fall 2024
Pada Jumat, 27 September, ONIC Olympus dijatuhi sanksi oleh penyelenggara FFWS SEA Fall 2024 karena pelanggaran aturan kompetitif yang berlaku selama turnamen. Pengumuman ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Free Fire Esports Indonesia.
Menurut penjelasan pihak penyelenggara, insiden terjadi pada matchday ke-16 saat permainan berlangsung di map Kalahari. Dalam pertarungan terakhir antara Buriram United Esports dan ONIC Olympus, terlihat di siaran langsung bahwa salah satu pemain ONIC, Jek, secara sengaja menjauh dari zona pertempuran untuk mencegah tim lawan, Buriram United, mendapatkan poin tambahan.
Meskipun Buriram United berhasil melakukan eliminasi terhadap Jek, tindakan sang pemain untuk kabur dari zona dianggap sebagai sikap tidak sportif. Hal ini dinilai tidak sesuai dengan etika bermain yang harus dijunjung tinggi oleh para pemain profesional.
Berdasarkan rulebook FFWS SEA Fall 2024, tindakan ini masuk dalam kategori pelanggaran ringan dan tidak sportif. Sebagai konsekuensinya, ONIC Olympus dikenakan pengurangan 15 poin dari total poin yang mereka peroleh hari itu.
ONIC Olympus Berjuang untuk Bertahan
Hingga saat ini, ONIC Olympus menduduki peringkat ke-14 dengan total 552 poin. Mereka masih memiliki satu matchday tersisa untuk bertarung memperebutkan tempat di posisi top 12. Dengan sanksi yang dijatuhkan, perjuangan mereka untuk lolos semakin berat.
Mampukah Garduu dan rekan-rekannya mengatasi tantangan ini dan mengamankan tiket menuju babak berikutnya di FFWS SEA Fall 2024?






