Lagu “Bangun Orang Waras” dari Methosa Ditolak Beberapa Media, Dituduh Melawan Penguasa

Grup band Methosa, yang dibentuk pada tahun 2020, baru saja merilis single terbaru mereka berjudul “BOW” (Bangun Orang Waras). Lagu ini muncul dari kepedulian personilnya terhadap kondisi masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah, yang merasa terpinggirkan oleh keserakahan para pemimpin. Dalam lagu ini, Methosa menyoroti praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme yang semakin marak, tidak hanya di tingkat pusat, tetapi juga daerah.

Lirik “Bangun Orang Waras” ditujukan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat agar lebih aktif mengawasi kinerja pemerintah dan tidak menutup mata terhadap masalah yang ada. Namun, saat merilis lagu ini, Methosa menghadapi berbagai kendala. Banyak media menolak untuk memutar atau menyiarkan lagu tersebut, menganggap liriknya terlalu tajam dan secara langsung mengkritik penguasa.

Read More

Isu yang diangkat dalam lagu ini, seperti kesulitan mencari pekerjaan, pendidikan yang tidak memadai, dan tantangan yang dihadapi petani, dianggap relevan dengan kondisi nyata yang dialami masyarakat. Methosa menegaskan bahwa mereka tidak bermaksud menyindir individu tertentu, melainkan menyuarakan kekecewaan terhadap praktik politik yang merugikan rakyat kecil.

Sebelumnya, dalam album “Kausa Nusantara,” Methosa juga mengangkat isu-isu sosial seperti kesetaraan, kemiskinan, dan lingkungan hidup. Lagu-lagu mereka, seperti “Nasi Goreng” dan “Getih,” telah berhasil menarik perhatian dengan tema yang kuat dan relevan.

Dengan keunikan aransemen dan komitmen untuk mengedukasi masyarakat, Methosa berharap lagu “Bangun Orang Waras” dapat menggugah kesadaran dan mendorong perubahan positif.

4o mini
window.__oai_logHTML?window.__oai_logHTML():window.__oai_SSR_HTML=window.__oai_SSR_HTML||Date.now();requestAnimationFrame((function(){window.__oai_logTTI?window.__oai_logTTI():window.__oai_SSR_TTI=window.__oai_SSR_TTI||Date.now()}))

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *