Siapa dari kamu yang merasa jika iklan di internet kian meresahkan? Hal ini dirasakan karena iklan yang muncul tiba-tiba dapat menutupi konten yang sedang kita buat atau kita tonton. Terlebih jika kita menggunakan aplikasi gratis, iklan sering muncul di pertengahan.
Namun, ternyata tak cuma kita kok yang merasakannya. Temuan Statista.com juga mengungkapkan keresahan serupa. Seperti apa hasil temuan mereka?
Menurut temuan dari Statista Consumer Insights, walaupun masyarakat Amerika tidak memiliki keberatan terhadap iklan video online pada umumnya, selama iklan tersebut tidak terlalu mengganggu dan membantu mereka menghemat beberapa dolar, namun semuanya memiliki waktu dan tempat, dan iklan video seharusnya berada pada konten video.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa iklan video di situs web adalah bentuk iklan online yang paling dibenci di Amerika Serikat. Statista menanyakan lebih dari 5.000 warga Amerika mengenai jenis iklan online apa yang mereka anggap sangat mengganggu, dan video otomatis dengan suara muncul sebagai “pemenang” yang jelas. Sebanyak 49 persen responden menyatakan bahwa mereka merasa terganggu oleh jenis iklan video ini, sedangkan video otomatis tanpa suara yang sedikit kurang mengganggu berada di posisi kedua.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Amerika juga tidak menyukai iklan yang ditargetkan, baik itu berdasarkan pencarian online (38 persen) maupun berdasarkan minat yang diambil dari aktivitas media sosial mereka (34 persen). Iklan banner statis, yang paling mudah diabaikan, umumnya dianggap tidak masalah, dengan hanya 31 persen responden yang merasa terganggu olehnya.
Kamu sendiri bagaimana? Apakah merasa terganggu juga?






