Risiko Kehamilan Bayi Kembar yang Perlu Diwaspadai: Tinjauan dari Pakar Kebidanan

Dalam sebuah diskusi daring, Dr. Med. Damar Prasmusinto, SpOG, Subsp.K.Fm dari RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo mengingatkan tentang sejumlah risiko yang dapat dialami oleh ibu yang sedang hamil bayi kembar. Menurutnya, kehamilan ganda sering kali menyebabkan kondisi kesehatan yang berpotensi serius baik bagi ibu maupun bayi yang dikandungnya.

“Dalam kehamilan bayi kembar, risiko-risiko ini perlu diwaspadai karena bisa mempengaruhi kesehatan ibu dan perkembangan bayi,” ujar Damar Prasmusinto.

Salah satu risiko utama yang disoroti adalah kondisi preeklamsia yang dapat memengaruhi ibu dengan tekanan darah tinggi yang berpotensi mengakibatkan kejang bahkan kematian. Dalam kasus ini, pengawasan medis intensif diperlukan untuk memantau perkembangan kehamilan.

Selain itu, kehamilan bayi kembar sering kali berisiko menyebabkan kelahiran prematur, dimana bayi lahir sebelum waktunya dan menghadapi risiko komplikasi serius seperti gangguan pernapasan dan pertumbuhan yang tidak optimal. Dr. Damar menjelaskan bahwa ukuran perut yang harus menampung beban ganda juga meningkatkan risiko ketuban pecah dini.

“Bukan hanya itu, kemungkinan bayi kembar juga dapat mengalami celebral palsy yang mempengaruhi kemampuan motoriknya, serta risiko nutrisi yang tidak mencukupi karena persaingan dalam rahim,” tambahnya.

Untuk mengurangi risiko ini, Damar merekomendasikan bahwa ibu hamil bayi kembar perlu memperhatikan asupan makanan dengan lebih teliti, termasuk memastikan asupan protein, karbohidrat, dan mineral yang cukup untuk mendukung perkembangan kedua bayi.

“Konsultasikan secara rutin dengan dokter spesialis fetomaternal untuk memantau kesehatan ibu dan bayi secara teratur selama masa kehamilan,” tambahnya.

Damar menegaskan pentingnya kesadaran dan perhatian lebih terhadap kesehatan selama kehamilan ganda ini. Ia mengajak para ibu untuk tidak ragu menghubungi dokter jika mengalami keluhan atau perubahan yang tidak biasa selama masa kehamilan.

Berita ini memberikan wawasan yang penting bagi masyarakat mengenai risiko yang dapat terjadi selama kehamilan bayi kembar, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga optimal.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *