IMOTO Indonesia, yang dipimpin oleh Co-Founder Doddy Lukito, mengumumkan target ambisius untuk memproduksi 1.000 unit motor listrik Vision.ev setiap bulan, dimulai pada kuartal pertama tahun 2025. Produksi ini akan berlangsung di pabrik yang berlokasi di Cikarang.
“Vision.ev akan diproduksi sebanyak 1.000 unit dalam satu bulan,” ujar Doddy Lukito dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Dengan antusiasme pasar yang positif, IMOTO juga berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi hingga 2.000 unit per bulan. Optimisme ini muncul karena semakin banyak masyarakat Indonesia yang beralih ke kendaraan roda dua sebagai pilihan utama dalam mobilitas sehari-hari.
Vision.ev menambah pilihan kendaraan listrik di Indonesia, memberikan masyarakat akses kepada opsi transportasi yang bebas emisi. “Kami percaya produk ini akan menjadi solusi transportasi yang efisien dan ramah lingkungan,” tambah Doddy.
IMOTO berkomitmen untuk menjawab kekhawatiran konsumen mengenai kendaraan listrik, seperti masalah pengisian daya cepat, umur baterai, dan jarak tempuh. “Vision.ev adalah jawaban bagi mereka yang mencari inovasi dan keberlanjutan dalam berkendara,” jelasnya.
Motor listrik ini dilengkapi dengan teknologi pengisian daya cepat, memungkinkan baterai terisi dari 20 persen hingga 80 persen dalam waktu hanya 30 menit, menggunakan baterai berkapasitas 5,7 kWh. Selain itu, Vision.ev juga menawarkan fitur-fitur canggih seperti layar sentuh, sistem infotainment, dan aplikasi untuk pelacakan serta manajemen armada.
Founder IMOTO Indonesia, Antony Lesmana, menyatakan komitmennya untuk menjadikan perusahaan sebagai Zero Carbon pada tahun 2035. “Kami akan terus mengembangkan teknologi baterai pengisian cepat dan produk ramah lingkungan untuk memberikan mobilitas yang bersih dan efisien bagi masyarakat Indonesia.”
Dengan visi yang jelas dan teknologi inovatif, IMOTO siap menjadi pelopor dalam industri kendaraan listrik di Tanah Air.






