Aktris ternama Luna Maya dan aktor Maxime Bouttier akan segera memeriahkan layar lebar dalam film terbaru berjudul “Gundik”. Dibesut oleh sutradara Anggy Umbara, film ini menjanjikan cerita yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan sudut pandang baru tentang sosial dan kesetaraan gender.
Luna Maya, yang sudah lama tidak terlibat dalam proyek sutradara Anggy Umbara, mengungkapkan bahwa perannya dalam “Gundik” menarik perhatiannya karena film ini tidak sekadar mengangkat simbol kecantikan wanita, tetapi juga kekuatan dan perlawanan terhadap stereotip gender yang sudah terpatri dalam masyarakat.
“Saya tertarik dengan pesan yang ingin disampaikan film ini. Wanita tidak hanya sebagai objek keinginan pria, tetapi memiliki keserakahan dan kekuatan mereka sendiri. Saya merasa ini adalah cerita yang perlu diceritakan,” ujar Luna Maya dalam keterangan resmi pada Jumat.
Tidak kalah antusiasnya, Maxime Bouttier menyambut kembalinya ke layar lebar Indonesia dengan penuh semangat. Menurutnya, kolaborasi dengan Anggy Umbara dan dipasangkan dengan Luna Maya membuatnya semakin bersemangat untuk menghidupkan karakter dalam “Gundik”.
“Proyek ini menawarkan lebih dari sekadar genre horor biasa. Ada cinta, drama keluarga, komedi, hingga elemen gore dan teror yang membuatnya menjadi pengalaman film yang komprehensif dan berbeda,” ujar Maxime.
Rumah produksi Umbara Brothers Film bersama Makara Production dan Rumpi Entertainment telah mengumumkan kesiapan untuk memulai proses syuting film ini. Para penggemar film Indonesia dapat mengantisipasi kehadiran nama-nama besar seperti Agus Kuncoro, Ratu Sofya, Rukman Rosadi, dan sejumlah nama lainnya yang turut memperkaya jajaran pemain “Gundik”.
Menurut Anggy Umbara, ide cerita film ini menggabungkan fenomena gundik dalam konteks sejarah sebagai simbol kesuksesan dan sifat keserakahan manusia. “Kisah ini mencerminkan ambisi manusia untuk mencapai jabatan dan kekayaan dengan mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan,” ungkapnya.
Proses syuting “Gundik” direncanakan akan dimulai dari bulan Juli hingga Agustus 2024, dengan lokasi pengambilan gambar yang tersebar di beberapa tempat di Jabodetabek dan sekitar kawasan Pantai Jawa Barat.
Film “Gundik” diharapkan tidak hanya menjadi tontonan menghibur, tetapi juga membangkitkan pemikiran tentang nilai-nilai sosial yang relevan dalam masyarakat modern saat ini.






