Dokter spesialis kandungan dari Universitas Hasanuddin Makassar, dr. Ardiansjah Dara Sp.OG M.Kes FICS, mengungkapkan bahwa vitamin D memiliki peran krusial dalam kesehatan reproduksi, khususnya saat menjalani program kehamilan. Dalam sebuah gelar wicara bersama Kalbe Prove D3, dr. Dara menekankan bahwa manfaat vitamin D tidak hanya terbatas pada kesehatan tulang tetapi juga berpengaruh signifikan terhadap kualitas sperma dan kesehatan mental ibu hamil.
“Vitamin D berhubungan erat dengan pembentukan hormon testosteron pada pria, yang berdampak pada kualitas produksi sperma. Oleh karena itu, saat menjalani program hamil, suami juga perlu mengonsumsi vitamin D,” ujar dr. Dara di Jakarta, Sabtu (7/9).
Dokter Dara menambahkan, seringkali perhatian terhadap kesehatan anak hanya terfokus pada ibu, padahal kesehatan anak juga dipengaruhi oleh kesehatan kedua orang tua. Vitamin D berperan penting dalam mengatasi perubahan suasana hati atau mood swing yang sering dialami oleh ibu hamil, yang dapat memengaruhi kesejahteraan mental selama proses kehamilan dan pengasuhan.
“Kesehatan reproduksi membutuhkan kerja sama antara suami dan istri, baik selama proses program kehamilan maupun saat kehamilan berlangsung. Vitamin D mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan dapat membantu mengurangi mood swing, jadi penting untuk tidak kekurangan vitamin ini,” tambahnya.
Selain manfaatnya bagi pria, vitamin D juga memiliki peranan penting untuk wanita, khususnya bagi mereka yang menderita endometriosis. Vitamin D dapat menghambat penyebaran sel-sel endometriosis, yang seringkali berkembang lebih masif pada pasien dengan kekurangan vitamin D3.
“Vitamin D3 adalah suplemen yang sangat dianjurkan untuk pasien endometriosis, karena kekurangan vitamin D3 dapat memperburuk kondisi ini,” jelas dr. Dara.
Untuk menjaga kesehatan reproduksi, dr. Dara menyarankan konsumsi vitamin D minimal 5.000 hingga 10.000 IU setiap hari, selain mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D seperti telur dan ikan.
Dengan penjelasan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya peran vitamin D dalam mendukung kesehatan reproduksi baik untuk pria maupun wanita.






