Dalam sebuah wicara daring yang diadakan di Jakarta, dokter bedah umum dari Ikatan Ahli Bedah Indonesia (IKABI), dr. Retno Putri Arini, Sp.B, menjelaskan mengenai hemoroid, yang umum dikenal sebagai wasir atau ambeien. Dr. Retno menjelaskan bahwa wasir merupakan kondisi pembengkakan pembuluh darah di daerah anus yang dapat dibagi menjadi dua jenis: wasir dalam dan wasir luar.
“Wasir dalam tidak terlihat dari luar, sedangkan wasir luar bisa terlihat dan biasanya disertai rasa nyeri,” jelasnya. Dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Permata Depok ini juga menambahkan bahwa wasir dalam memiliki derajat keparahan yang berbeda, yaitu:
- Wasir derajat satu: Pembengkakan kecil yang tidak menonjol.
- Wasir derajat dua: Pembengkakan yang keluar saat buang air besar (BAB) tetapi bisa masuk kembali.
- Wasir derajat tiga: Pembengkakan keluar dan tidak bisa masuk kembali tanpa bantuan.
- Wasir derajat empat: Pembengkakan besar yang menggantung dan tidak bisa didorong masuk kembali.
Gejala umum wasir meliputi darah saat BAB, serta benjolan yang mengempes setelahnya. Gejala lain yang kurang umum bisa termasuk rasa mengganjal, panas, perih, atau gatal di area anus. Penyebab utama wasir biasanya terkait dengan tekanan berlebih di area anus, yang bisa dipicu oleh sembelit, kehamilan, atau kegemukan.
Dr. Retno menjelaskan bahwa ada dua pendekatan untuk pengobatan wasir: pengobatan dengan obat-obatan dan tindakan medis. “Pasien disarankan untuk berkonsultasi ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan tingkat keparahan wasir,” ujarnya.
Untuk pengobatan di rumah, pasien bisa menggunakan obat-obatan yang dijual bebas atau berdasarkan resep dokter. Jika tidak berhasil, tindakan medis seperti teknik pembedahan dapat dilakukan. Beberapa metode yang dapat digunakan adalah:
- Pila: Cocok untuk wasir derajat satu dan dua, metode ini melibatkan pengikatan pangkal benjolan wasir.
- Laser: Metode ini mengempeskan benjolan tanpa menimbulkan luka besar.
- Radiofrekuensi: Metode ini efektif untuk wasir dalam berukuran besar dengan hasil yang lebih rapi dan risiko perdarahan yang lebih kecil.
Dr. Retno juga memberikan tips untuk mencegah kekambuhan wasir, seperti menjaga kecukupan asupan cairan, konsumsi makanan berserat, dan rutin berolahraga. “Pastikan untuk mengonsumsi air putih minimal 2 liter sehari dan memperbanyak konsumsi buah seperti pepaya, melon, dan semangka,” pungkasnya.
Dengan penanganan yang tepat, diharapkan penderita wasir dapat meraih kesembuhan dan kualitas hidup yang lebih baik.






