Para pemain Switch 2 kini bisa menikmati versi remaster dari Xenoblade Chronicles X dengan kualitas visual yang jauh lebih maksimal. Monolith Soft resmi merilis Xenoblade Chronicles X: Definitive Edition, versi penyempurnaan dari game rilisan 2015, sekaligus menghadirkan edisi khusus untuk Nintendo Switch 2 yang sudah lama dinantikan.
Dalam versi terbaru ini, pemain tak lagi disuguhi tampilan pertarungan yang terlihat pecah atau berpiksel. Lewat trailer pengumuman dari Nintendo, terungkap bahwa game ini bisa dimainkan hingga resolusi 4K saat menggunakan mode TV, serta hingga 1080p di mode handheld. Tak hanya itu, keduanya juga menawarkan peningkatan frame rate hingga 60fps, sehingga pengalaman bermain terasa lebih mulus dan imersif.
Berdasarkan informasi di laman resmi toko Nintendo, edisi ini menghadirkan peningkatan visual secara keseluruhan, tambahan elemen cerita baru, pembaruan sistem gameplay, hingga opsi optimalisasi khusus untuk Nintendo Switch 2. Dengan berbagai peningkatan tersebut, pemain lama maupun baru bisa merasakan pengalaman bermain yang lebih segar. Cuplikan visual yang telah ditingkatkan juga bisa dilihat melalui trailer resmi yang telah dirilis.
Versi Remaster Hadir Perdana di Switch 2
Pengumuman mendadak (shadow drop) ini sekaligus menandai debut Xenoblade Chronicles X di Nintendo Switch 2. Untuk pertama kalinya, pengguna konsol generasi terbaru Nintendo dapat menjajal petualangan epik ini dengan performa yang disesuaikan dengan kemampuan perangkat baru tersebut.
Versi digital Xenoblade Chronicles X: Definitive Edition sudah tersedia di Nintendo eShop dan My Nintendo Store dengan harga US$64,99. Sementara itu, bagi pemain yang sudah memiliki versi Nintendo Switch, tersedia Upgrade Pack seharga US$4,99 untuk mendapatkan peningkatan ke versi remaster di Switch 2. Nintendo juga mengonfirmasi bahwa versi fisik game ini akan dirilis pada 16 April mendatang.
Bagi yang belum familiar, Xenoblade Chronicles X merupakan salah satu game action RPG paling populer saat dirilis pada 2015. Popularitasnya bahkan membawanya masuk nominasi di ajang The Game Awards pada tahun berikutnya.
Game ini mengambil latar tahun 2054, ketika Bumi hancur akibat perang antargalaksi berskala besar. Sisa umat manusia melarikan diri menggunakan kapal raksasa berbentuk ark, namun salah satunya jatuh di planet asing bernama Mira. Di sanalah pemain, sebagai protagonis yang bisa dikustomisasi, harus bertahan hidup di lingkungan berbahaya sekaligus menjalankan misi untuk menyelamatkan umat manusia.
Awalnya dirilis untuk Nintendo Wii U, game ini kemudian hadir di Nintendo Switch pada Maret 2025. Kini, hanya setahun berselang, pemain sudah bisa menikmati versi remaster yang lebih optimal di konsol penerusnya, Nintendo Switch 2.






