Kabar besar datang dari skena kompetitif Dota 2. Bintang asal Pakistan, Syed Sumail Hassan atau yang lebih dikenal sebagai SumaiL, resmi berpisah dengan Nigma Galaxy pada 1 Maret. Perpisahan ini mengakhiri kebersamaan hampir tiga tahun sejak ia bergabung pada Mei 2022.
Masa bakti SumaiL bersama Nigma bisa dibilang penuh dinamika. Setelah satu tahun aktif di roster utama, ia sempat dipinjamkan ke Team Aster dari Mei hingga November 2023. Ia kemudian kembali ke Nigma pada Desember 2023 dan bertahan hingga akhirnya hengkang di awal musim 2026.
Menariknya, tahun terakhir SumaiL justru menjadi periode paling kontras dalam sejarah tim. Nigma sempat bangkit dan mencatat sejumlah hasil positif, sebelum akhirnya terpuruk di awal musim kompetitif 2025–2026.
Sempat Bersinar di TI 2025
Awal 2025, Nigma menunjuk Daniel Chan “Ghost” Kok Hong sebagai mid laner jangka panjang karena Amer “Miracle-” Al-Barkawi masih absen akibat masalah kesehatan. Kolaborasi Ghost dan SumaiL sempat membuahkan hasil menjanjikan: finis Top 4 di BLAST Slam II, Top 8 di ESL One Raleigh 2025, serta peringkat tujuh di DreamLeague Season 26.
Puncaknya, Nigma Galaxy berhasil lolos ke The International 2025—sebuah pencapaian penting karena menjadi kali pertama organisasi itu kembali tampil di panggung dunia. Meski sempat nyaris tersingkir di fase Swiss, mereka bangkit dengan reverse sweep 2-1 atas Aurora Gaming dan melaju ke Playoffs.
Di babak utama, Nigma harus turun ke lower bracket usai kalah dari BetBoom Team. Namun mereka membuat kejutan dengan menang 2-0 atas Team Tidebound dan mengamankan posisi 5-6 besar. Perjalanan mereka akhirnya terhenti di tangan Xtreme Gaming, yang kemudian menjadi runner-up turnamen tersebut.
Rombak Roster dan Awal Musim yang Suram
Usai TI 2025, Nigma melakukan perombakan besar. Maroun “GH” Merhej sempat rehat dan digantikan Tobias “Tobi” Buchner sebagai pemain uji coba. Ghost keluar pada November dan digantikan Aybek “TA2000” Tokayev.
Sayangnya, perubahan ini tak membuahkan hasil. Nigma gagal lolos ke BLAST Slam V, hanya finis keempat di FISSURE Universe: Episode 7 (Tier 2), serta tersingkir di fase grup beberapa turnamen besar lainnya. GH kemudian kembali pada Desember, sementara TA2000 dilepas setelah dua bulan.
Memasuki 2026, Nigma bermain dengan Denys “rincyq” Bohushev sebagai stand-in carry. Namun performa tim tetap mengecewakan—gagal lolos ke BLAST Slam VI, DreamLeague Season 28, ESL One Birmingham 2026, FISSURE Universe: Episode 8, hingga PGL Wallachia Season 7.
Dengan kepergian SumaiL, Nigma kini menyisakan tiga pemain inti: Tony “No!ob” Assaf, Omar “OmaR” Moughrabi, dan GH, plus rincyq sebagai stand-in. Hingga saat ini, organisasi belum mengumumkan pengganti resmi.
Namun, No!ob diperkirakan akan kembali ke posisi mid lane—role aslinya sebelum sempat dipindahkan ke offlane saat bergabung dengan tim.
Kepergian SumaiL jelas menutup satu bab penting dalam karier sang juara TI 2015. Kini, pertanyaannya: ke mana langkah selanjutnya sang King?






