Game terbaru bertajuk Pokémon Winds and Waves langsung jadi bahan perbincangan sejak diumumkan akan rilis pada 2027 untuk Nintendo Switch 2. Meski nama region barunya belum diungkap, banyak penggemar meyakini latarnya terinspirasi dari kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Fokus ke Indonesia, sejumlah elemen di trailer terlihat sangat familiar. Salah satunya adalah keberadaan hutan mangrove yang cukup dominan. Hal ini terasa masuk akal karena Indonesia dikenal sebagai negara dengan kawasan mangrove terbesar di dunia, mencakup sekitar 29% dari total mangrove global. Lanskap pesisir tropis yang ditampilkan di trailer juga memperkuat dugaan bahwa Indonesia menjadi salah satu referensi utama.

Selain itu, bentuk kepulauan di bocoran peta yang beredar juga menuai perhatian. Banyak warganet menilai siluetnya mirip dengan gugusan pulau Indonesia, lengkap dengan pola memanjang yang mengingatkan pada Sumatra, Jawa, hingga Sulawesi. Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak pengembang, kemiripan ini cukup mencolok untuk diabaikan.
Dari sisi arsitektur, beberapa bangunan di trailer terlihat menyerupai rumah adat berbentuk pondok dengan material kayu. Sebagian penggemar bahkan membandingkannya dengan Rumah Honai dari Papua, yang memiliki bentuk sederhana namun khas. Nuansa rumah panggung di wilayah pesisir Indonesia juga terasa kuat dalam beberapa adegan.
Walau ada spekulasi bahwa region baru ini juga mengambil inspirasi dari negara lain di Asia Tenggara atau bahkan Oseania, banyak detail visual yang membuat Indonesia terasa sangat relevan sebagai referensi utama. Jika benar, ini bisa menjadi momen membanggakan bagi fans Tanah Air karena budaya dan lanskap Indonesia berpotensi tampil dalam semesta Pokémon.
Untuk saat ini, semuanya masih sebatas teori dan analisis komunitas. Namun satu hal yang pasti, Pokémon Winds and Waves sudah sukses membangkitkan antusiasme besar, terutama bagi gamer Indonesia yang merasa makin dekat dengan dunia yang ditampilkan di game tersebut.






