Setelah sukses dalam film Ipar Adalah Maut, Michelle Ziudith kembali ke layar lebar dengan penampilan yang sangat berbeda dalam film Angel Pol. Dibintangi bersama Bhisma Mulia, film yang akan ditayangkan serentak pada 19 Juni 2025 ini menyuguhkan kisah perjuangan dua karakter utama, yakni Jati dan Lastri. Disutradarai oleh Hanny Saputra, Angel Pol menggali kehidupan masyarakat marjinal dengan sentuhan komedi dan drama yang memikat, dibalut dengan elemen musik dangdut koplo yang penuh semangat.
Sinopsis Film Angel Pol
Jati (Bhisma Mulia), seorang mahasiswa seni rupa yang memiliki impian besar, terpaksa menghadapi kenyataan pahit setelah kehilangan beasiswanya akibat ketidakadilan yang terjadi di dunia pendidikan. Di sisi lain, Lastri (Michelle Ziudith), seorang gadis desa yang datang ke kota untuk mencari pekerjaan yang lebih baik malah terperangkap dalam penipuan calo tenaga kerja yang membuatnya kehilangan segalanya. Nasib buruk yang menimpa keduanya membuat mereka bertemu dalam situasi yang tak terduga, tetapi justru menjadi titik balik dalam hidup mereka.
Melihat ketidakadilan yang terus menggerogoti mereka, Jati dan Lastri memutuskan untuk mendirikan orkes dangdut keliling dengan sebuah truk, sebagai usaha bertahan hidup dan melawan kerasnya kehidupan kota besar. Orkes dangdut ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana bagi mereka untuk menyuarakan kegundahan hati dan membawa semangat pada masyarakat sekitar yang juga berjuang menghadapi kesulitan.
Meskipun tema film ini cukup serius, yaitu ketidakadilan sosial dan perjuangan hidup, Angel Pol juga menghadirkan momen-momen komedi yang meringankan suasana. Interaksi antar tokoh yang lucu, kegagalan yang kadang absurd, serta situasi yang penuh kelucuan memberi warna tersendiri pada film ini. Penonton tidak hanya dibawa merasakan kesedihan dan perjuangan Jati serta Lastri, tetapi juga tawa yang membebaskan di tengah kegelisahan mereka.
Dangdut Koplo, Musik yang Jadi Suara Perjuangan Dalam Film Angel Pol
Tidak bisa dipungkiri, salah satu daya tarik utama dari Angel Pol adalah penggunaan musik dangdut koplo. Genre musik yang sangat identik dengan masyarakat Indonesia ini menghadirkan nuansa ceria meski tema yang diangkat cukup berat. Dalam film ini, dangdut koplo bukan hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi cerminan dari perjuangan dan harapan Jati serta Lastri. Dengan irama yang menggugah, dangdut koplo membawa semangat dalam kisah mereka yang penuh tantangan.
Sebagai bentuk totalitasnya, Michelle Ziudith bahkan merilis lagu dangdut koplo berjudul “Pepes Rempelo” sebagai soundtrack film ini, memperlihatkan transformasinya menjadi penyanyi dangdut yang energik dan memikat.






