Seri terakhir dari franchise film Indiana Jones yang ikonik, Indiana Jones and the Dial of Destiny, yang diproduksi oleh Lucasfilm, akan segera tayang eksklusif di platform Disney+ Hotstar. Bersamaan dengan film ini, akan dirilis juga film dokumenter berjudul Timeless Heroes, yang mengungkap proses pembuatan cerita legendaris tersebut. Kedua film ini akan tayang perdana secara bersamaan di Disney+ Hotstar pada 1 Desember 2023 mendatang.
Disutradarai oleh Laurent Bouzereau yang dikenal melalui karya-karyanya dalam pembuatan film dokumenter, kisah ini akan membawa penonton menyusuri perjalanan karier Harrison Ford di industri hiburan. Dokumenter ini melibatkan proses casting untuk karakter Indiana Jones, serta merinci dampak dan inspirasi yang dihasilkan dari film tersebut.
Penonton juga akan diajak untuk memahami secara mendalam salah satu momen luar biasa dalam sejarah perfilman, di mana kolaborasi Steven Spielberg dan George Lucas membentuk sebuah tim kreatif yang merancang karya sinematik yang mengesankan. Film ini juga akan memperlihatkan materi eksklusif, termasuk wawancara dengan para tokoh kunci seperti Ford, Spielberg, Lucas, Kathleen Kennedy, Frank Marshall, James Mangold, dan banyak lainnya.

Sedikit sinopsis mengenai film ini, Indiana Jones and The Dial of Destiny mengambil latar pada tahun 1969 di kota New York. Indiana Jones, seorang profesor arkeologi di Hunter College yang siap untuk pensiun, berencana menjalani masa pensiunnya di apartemennya yang sederhana. Namun, hidupnya berubah ketika Helena Shaw (Phoebe Waller-Bridge), putri baptisnya, datang secara tiba-tiba.
Helena mencari artefak langka yang ayahnya pernah percayakan kepada Indy bertahun-tahun lalu. Artefak tersebut adalah Archimedes Dial yang terkenal, sebuah perangkat yang konon memiliki kekuatan untuk menemukan celah dalam waktu, memungkinkan orang untuk kembali ke masa lalu atau masa depan.
Sementara itu, musuh lama Indy, Jürgen Voller, mantan anggota Nazi yang kini bekerja sebagai fisikawan di program luar angkasa Amerika Serikat, punya rencana jahat sendiri terkait Dial. Rencananya yang mengerikan dapat mengubah sejarah dunia seutuhnya.
Bisakah Indiana Jones pensiun dengan tenang? Atau, hidupnya harus (sekali lagi) terlibat dalam petualangan besar nan menegangkan?

Indiana Jones, yang pertama kali hadir di layar lebar pada tahun 1981 dalam Raiders of the Lost Ark, merupakan perpaduan sempurna antara karakter dan kualitas seorang bintang. Dengan penampilan yang maskulin dan karismatik, Indiana Jones melakukan petualangan yang juga dipenuhi dengan kecerdasan dan juga keberuntungan yang seperti selalu ada disisinya. Hal inilah yang menjadikan Indiana Jones yang diperankan oleh Harrison Ford sebagai salah satu karakter pahlawan paling terkenal di dunia.
Dirilis di bioskop pada Juni 2023 lalu, Indiana Jones and the Dial of Destiny berhasil memperoleh 380 juta dolar di box office global. Film ini menghadirkan kisah petualangan epik dan menakjubkan yang dibintangi oleh Harrison Ford, Phoebe Waller-Bridge, Antonio Banderas, John Rhys-Davies, Shaunette Renée Wilson, Thomas Kretschmann, Toby Jones, Boyd Holbrook, Olivier Richters, Ethann Isidore, dan Mads Mikkelsen.
Disutradarai oleh James Mangold dengan Jez Butterworth & John-Henry Butterworth dan David Koepp serta James Mangold sebagai penulis, berdasarkan karakter yang diciptakan oleh George Lucas dan Philip Kaufman, film ini diproduksi oleh Kathleen Kennedy, Frank Marshall dan Simon Emanuel, dengan Steven Spielberg dan George Lucas sebagai produser eksekutif.






