Film “Mungkin Esok Lusa atau Nanti” Sasar 43 Persen Bioskop di Jawa

Film terbaru dari Kolam Ikan Pictures, “Mungkin Esok Lusa atau Nanti” (Menanti), telah membidik sekitar 43 persen dari total bioskop di Pulau Jawa untuk menayangkan produksi mereka hari ini. Dengan hampir 80 layar di berbagai jaringan bioskop utama termasuk XXI, CGV, Cinepolis, dan New Star Cineplex (NSC), film ini bertujuan untuk menghadirkan cerita yang menggugah di kalangan penonton di Jawa, khususnya di daerah Boyolali dan sekitarnya.

Mimma Pratami Subagyo, yang bertanggung jawab atas distribusi dari Kolam Ikan Pictures, mengungkapkan strategi pemasaran yang mereka terapkan. “Kami ingin menciptakan FOMO di satu daerah terlebih dahulu, seperti Boyolali dan Selon, sebelum menyebar ke daerah lain,” ujarnya dalam acara “Press Screening” di Sarinah, Jakarta.

Read More

Menurut sumber terkait, sekitar 70 persen dari total bioskop dan layar di Indonesia berada di Pulau Jawa, membuatnya menjadi pasar yang krusial bagi kesuksesan sebuah film. “Karena gaungnya ada di Pulau Jawa, jadi yang ada di luar Pulau Jawa melihat ini jadi kepingin juga menonton. Sehingga dengan sendirinya film ‘Menanti’ akan menambah layar ke situ,” tambah Mimma.

“Mungkin Esok Lusa atau Nanti” mengisahkan perjalanan emosional seorang gadis desa, Kemuning, yang harus menghadapi kenyataan pahit setelah kekasihnya, Raditya, mengingkari janji pernikahan mereka. Film ini menampilkan perpaduan talenta muda seperti Natasya Nurhalima sebagai Kemuning, Bilal Fadh sebagai Raditya, serta Tegar Iman dan Devi Permata Sari dalam peran pendukungnya.

Diharapkan bahwa “Mungkin Esok Lusa atau Nanti” tidak hanya memikat penonton dengan ceritanya yang mendalam, tetapi juga menemukan tempat di hati penonton di seluruh Indonesia, menjadikan Kolam Ikan Pictures semakin dikenal dalam industri perfilman Tanah Air.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *