Trypophobia merupakan fobia yang cukup banyak dialami orang, Trypophobia sendiri merupakan fobia terhadap pola berlubang seperti gelembung sabun, sarang lebah, dan hal lainnya yang memiliki banyak lubang berdekatan. Meskipun cenderung tidak berbahaya namun ada rasa tidak nyaman yang dirasakan penderita trypophobia dalam keseharian terlebih jika melihat pola berlubang yang banyak dan berdekatan.
Menurut American Psychiatric Association (APA) rasa takut yang berlebihan ini akan cukup mengganggu aktivitas sehari-sehari. Apa sih gejala dan penyebab dari fobia satu ini, simak sama-sama ya.
Gejala Trypophobia
Gejala yang dialami penderita hampir mirip dengan panic attack (serangan panik secara tiba-tiba). Penderita trypophobia mendapatkan gejala ini setiap hari atau seminggu sekali. Umumnya, ketakutan pada lubang ini tidak pernah hilang. Gejala yang ditimbulkan ketika penderita trypophobia mengalami panic attack ini adalah sebagai berikut:
- Sesak napas
- Berkeringat
- Jantung berdetak dengan sangat cepat
- Mual
- Gatal-gatal, atau merinding.
Penyebab Trypophobia
Kamu mungkin bertanya-tanya apa penyebab dari fobia trypophobia ini, namun menurut ahli tidak diketahui secara pasti apa penyebabnya. Para ahli meneliti gambar dengan pola berlubang dari kulit hewan (ular kobra, katak beracun, dan ikan buntal), serta penyakit menular (campak dan cacar).
Selain itu ada juga beberapa hal yang diperlihatkan untuk mengetahui apakah kamu menderita fobia trypophobia atau tidak, antara lain:
- Lampu lalu lintas
- Kepala bunga lotus yang kering
- Rongga pada beton atau kayu.
Itulah gejala serta penyebab dari fobia trypophobia, bisa kamu cek dengan melihat hal-hal yang disebutkan untuk mengetahui apakah kamu mengalami fobia ini. Namun kami sarankan untuk berobat atau berkonsultasi jika kamu mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas ya.






