Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Universitas Hasanuddin, Dr. dr. A. Yasmin Syauki, M.Sc, Sp. GK (K), menyoroti pentingnya kualitas lingkungan dalam menjaga kualitas gizi makanan lokal. Menurutnya, sumber makanan lokal seperti ikan dan sayuran bisa menjadi pilihan yang sangat bergizi, asalkan lingkungannya terjaga dengan baik.
“Kualitas tanah dan lingkungan sangat mempengaruhi kualitas makanan yang kita konsumsi. Ikan yang hidup di air bersih misalnya, akan menghasilkan kualitas daging ikan yang lebih baik. Begitu juga dengan sayuran yang tumbuh di lingkungan yang terjaga, akan memberikan kualitas gizi yang optimal,” ungkap Yasmin kepada ANTARA pada hari Senin.
Yasmin juga menegaskan bahwa kualitas gizi sebuah makanan tidak hanya bergantung pada pengemasan atau asal impor. “Pengemasan yang baik tidak selalu menjamin kualitas gizi yang baik. Yang terpenting adalah kandungan gizi yang mencakup protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral,” jelasnya.
Selain memberikan energi, makanan bergizi memiliki fungsi penting dalam tubuh seperti regenerasi jaringan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Untuk memastikan kecukupan zat gizi ini, Yasmin menyarankan untuk mengonsumsi variasi makanan, termasuk sayuran dan sumber protein baik nabati maupun hewani.
Terkait keamanan makanan, Yasmin menyarankan untuk memilih makanan segar dan memperhatikan kemasan yang digunakan. “Penting untuk membeli ikan atau daging yang disimpan dalam kondisi beku atau dalam kotak es, terutama jika dibeli di pasar. Hal ini untuk menghindari risiko makanan yang sudah terkontaminasi,” tambahnya.
Selain itu, ia juga menyarankan untuk waspada terhadap makanan dalam kemasan yang mengandung bahan pengawet berlebihan atau zat kimia seperti formalin. “Penting untuk selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa pada kemasan dan memilih sayuran yang masih segar agar mendapatkan zat gizi yang dibutuhkan tubuh,” tutup Yasmin.






