Pembalap Dunia Bersua Penggemar MotoGP di Canggu Bali

Dalam rangka menyambut kehadiran IndonesianGP 2024, dua pembalap MotoGP ternama, Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi, akan menggelar jumpa penggemar di Mari Beach Club, Canggu, Kabupaten Badung, Bali, pada Sabtu, 13 Juli mendatang. Acara ini tidak hanya sebagai kesempatan bagi penggemar untuk bertemu langsung dengan idola mereka, tetapi juga sebagai ajang perkenalan untuk musim ketiga dari balapan bergengsi tersebut.

Menurut keterangan dari Chairman IndonesianGP 2024, Troy Warokka, tujuan utama dari acara ini adalah untuk memperkenalkan secara luas musim ketiga IndonesianGP 2024 kepada masyarakat Bali. “Kami sangat antusias menyambut para pembalap ini dan mempersembahkan kesempatan istimewa bagi penggemar MotoGP di Indonesia,” ujarnya dalam konferensi pers di Denpasar.

Read More

Acara ini akan dimulai pukul 16.00 Wita dan terbuka bagi pemegang tiket MotoGP Mandalika, sementara bagi yang belum memiliki tiket, mereka dapat mengikuti acara dengan membayar Rp150.000 per orang. Sebelum jumpa penggemar, Di Giannantonio dan Bezzecchi juga akan mengadakan parade motor bersama komunitas motor di Pulau Dewata, dimulai dari the Meru Sanur, Kota Denpasar, menuju Canggu, Kabupaten Badung.

Tidak hanya di Bali, parade serupa juga akan diadakan di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai bagian dari rangkaian acara menyambut IndonesianGP 2024 yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika pada 27-29 September mendatang.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, yang telah memiliki tim balap, yaitu Pertamina Enduro VR46 Racing Team, dalam MotoGP, menyatakan harapannya bahwa kehadiran IndonesianGP 2024 akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan terutama di NTB. Sementara itu, Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria, berharap dukungan penuh dari semua pihak untuk menjadikan IndonesianGP sebagai agenda olahraga kelas dunia yang spektakuler.

Dengan berbagai kegiatan yang disiapkan, para penyelenggara berharap agar acara ini tidak hanya meriah namun juga dapat mempromosikan Indonesia sebagai tuan rumah yang kompeten dalam menggelar acara-acara olahraga internasional.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *