Tim panahan Indonesia telah resmi dilepas untuk memulai perjalanan mereka menuju Olimpiade Paris 2024. Acara pelepasan ini berlangsung pada Minggu malam di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, yang dihadiri oleh pengurus Komite Olimpiade Indonesia, tim Chef de Mission, dan PB Perpani.
Tim yang terdiri dari empat atlet, yaitu Arif Dwi Pangestu, Diananda Choirunisa, Rezza Octavia, dan Syifa Nur Afifah Kamal, dipimpin oleh Wakil Ketua 1 PB Perpani, Mohammad Hasan. Hasan menggarisbawahi bahwa dua di antara mereka, Rezza dan Syifa, akan membuat debut mereka di ajang Olimpiade, sementara Arif dan Diananda telah berkompetisi di Olimpiade Tokyo 2020.
“Pertarungan untuk mencapai tiket Olimpiade ini memang berat. Sangat berat. Namun, dengan munculnya dua Olympian baru ini, kami membuktikan bahwa upaya keras kami membuahkan hasil,” ujar Mohammad Hasan, yang juga Panglima Daerah Militer Jayakarta.
Tim panahan Indonesia memutuskan untuk berangkat lebih awal ke Prancis untuk menyesuaikan diri dengan kondisi dan situasi di sana. PB Perpani menetapkan target ambisius bagi tim ini, yaitu meraih medali di Olimpiade Paris 2024.
Sebagai catatan, cabang olahraga panahan pernah meraih medali perak pada Olimpiade Seoul 1988, yang menjadi pencapaian gemilang bagi Indonesia. Kusuma Wardhani, Nurfitriyana Salim, dan Lilis Handayani berhasil menyumbangkan medali tersebut.
Tim panahan Indonesia siap untuk menorehkan sejarah baru di Paris dengan semangat dan tekad yang kuat, serta mimpi untuk melihat bendera Merah-Putih berkibar dan lagu Indonesia Raya berkumandang di podium Olimpiade.






