Persiapan Surabaya untuk menyambut Piala AFF U-19 pada Juli mendatang telah mencapai tahap signifikan, dengan persentase 95 persen dari semua yang diperlukan sudah terselesaikan. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan hal ini dalam konferensi persnya hari ini.
Menurut Cak Eri, persiapan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan Gelora 10 November (G10N) telah mencakup berbagai aspek penting seperti pengecekan fasilitas, manajemen sampah, dan pemeriksaan teknis dari Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) serta FIFA. “Kami telah memastikan bahwa kedua stadion ini memenuhi standar internasional yang ketat, sebagaimana yang dibuktikan oleh Piala Dunia U-17 sebelumnya,” ujarnya.
Sementara itu, Eringgo Perkasa dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya menambahkan bahwa perbaikan infrastruktur di dua stadion tersebut berjalan lancar, dengan dukungan dari berbagai dinas terkait.
“Kami sangat optimis bahwa semua persiapan akan selesai tepat waktu sebelum kick-off pada 17 Juli mendatang,” kata Eringgo. Selain mempersiapkan stadion, asrama Karanggayam di belakang Gelora 10 November juga sedang disiapkan untuk mendukung kegiatan pendidikan bagi klub sepak bola lokal, Persebaya.
Piala AFF U-19 tahun ini akan menampilkan tim-tim nasional dari Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF), dengan Indonesia U-19 berada di Grup A bersama Timor Leste, Kamboja, dan Filipina. Kompetisi kali ini menetapkan bahwa hanya juara grup yang akan melaju ke babak gugur, memperketat persaingan di tiap grup.
Persiapan transportasi juga telah ditegaskan oleh Cak Eri, dengan memanfaatkan pengalaman dari Piala Dunia U-17 sebelumnya untuk memastikan kelancaran mobilitas selama turnamen.
Dengan beberapa minggu tersisa sebelum acara dimulai, Surabaya bersemangat menyambut para penggemar sepak bola dari seluruh Asia Tenggara untuk merayakan kejuaraan prestisius ini di kota pahlawan ini.






