Persatuan Senam Indonesia (Gymnastics Indonesia) telah mengumumkan pelaksanaan kejuaraan 3rd Gymnastics Indonesia Open 2024 sebagai platform utama untuk menggali dan mendukung bakat-bakat baru di dunia senam Tanah Air.
Ketua Persatuan Senam Indonesia, Ita Yuliati, menyatakan harapannya bahwa kejuaraan ini tidak hanya akan menjadi ajang persaingan tingkat tinggi, tetapi juga merupakan langkah awal dalam menjaring atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat internasional. “Kami berfokus untuk mencari atlet-atlet yang bisa mewakili Indonesia di berbagai kompetisi, termasuk Olimpiade 2028 dan kompetisi internasional lainnya,” ujar Ita dalam keterangannya.
Indonesia Open 2024 akan berlangsung selama 10 hari, dimulai dari 4 hingga 14 Juli, dengan menyajikan lima disiplin utama, yaitu artistik, aerobik, ritmik, trampoline, dan parkour. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kejuaraan ini akan menampilkan lebih banyak variasi disiplin untuk mempertimbangkan potensi atlet dari berbagai bakat yang berbeda.
Acara ini diikuti oleh lebih dari seribu atlet dari seluruh Indonesia, dengan setiap disiplin menarik minat atlet dari berbagai latar belakang dan pengalaman. Pada hari pembukaan, British School Jakarta (BSJ) menjadi tuan rumah untuk sesi latihan podium, sementara kompetisi artistik dan ritmik berlangsung di tempat yang sama untuk beberapa hari ke depan.
Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan fasilitas dan infrastruktur bagi senam di Indonesia, Ita juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada berbagai pihak yang telah mendukung acara ini. “Kami berterima kasih kepada Principle of BSJ David Butcher dan timnya atas fasilitas Gedung Olahraga BSJ yang luar biasa untuk pelaksanaan acara ini,” ujarnya.
Selain itu, GOR Bulungan, Bounce Street, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga turut berperan sebagai tuan rumah untuk disiplin aerobik, trampoline, dan parkour secara berturut-turut. “Kami percaya kerja sama ini tidak hanya memperluas jangkauan kejuaraan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi atlet-atlet muda untuk tampil dan mengembangkan potensi mereka,” tambah Ita.
3rd Gymnastics Indonesia Open 2024 tidak hanya menjadi panggung untuk mengukur kemampuan atlet, tetapi juga menegaskan komitmen dalam membangun fasilitas yang mendukung pengembangan olahraga senam di Indonesia. Dengan hadirnya sponsor utama seperti Alita, Taspen, British School Jakarta, Taishan, Brick, Global Vista, dan Primaya Hospital, kejuaraan ini diharapkan dapat mempromosikan semangat kompetisi dan kolaborasi di antara komunitas senam Indonesia.
Acara ini juga menandai langkah awal menuju pembangunan Gymnastics Hall di Cibubur, yang diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat pelatihan dan persiapan bagi atlet-atlet pelatnas gymnastics Indonesia di masa depan.






